Waduh, Dapat Duit dari YouTube Makin Sulit!

Ilustrasi YouTube (Technologue.id)

Technologue.id, Jakarta – YouTube sudah berubah. Lima tahun lalu, mereka begitu terbuka terhadap semua orang yang ingin mengunggah konten buatannya sekaligus memonetisasinya. Namun setelah menjadi platform video-sharing sebesar ini, mereka jadi sedikit lebih pelit.

Melansir blog resmi YouTubeCreator (06/04/17), YouTube tak akan mengaktifkan monetisasi untuk user yang belum populer. Lebih detailnya, yaitu mereka yang belum punya 10.000 lifetime view di channel-nya.

Menurut platform yang dibeli Google tahun 2006 silam itu, strategi ini adalah salah satu bentuk antisipatif dari beragam problem yang mereka hadapi. Dengan ‘membayar’ user yang sudah populer saja, artinya pengguna tersebut termasuk yang terpercaya atau bahkan telah memiliki viewer langganan dan fans yang besar.

Nah, user-user semacam ini dirasa bukanlah oknum yang suka mencuri konten populer pengguna lain supaya ikut kecipratan view, subscriber, maupun like. Kalau sering main ke YouTube, tentu saja Anda sudah tak asing dengan aktivitas yang kurang patut seperti reupload atau mengunggah konten berhak cipta.

Di samping itu, aturan ini juga bertujuan untuk membuat kreator orisinal lebih mendapatkan exposure dari netizen serta membuat YouTube bisa memberikan apresiasi yang lebih layak.

“Dalam beberapa pekan ke depan, kami juga akan menambahkan proses review untuk kreator-kreator baru yang mendaftar ke YouTube Partner Program. Setelah kreator tersebut mendapatkan 10 ribu lifetime view di channel-nya, kami akan me-review aktivitas mereka apakah melanggar aturan kami. Kalau baik-baik saja, kami bakal memasukkan channel itu ke YPP dan memulai menambahkan iklan di konten mereka,” begitu jelas Ariel Bardin, YouTube’s VP of Product Management.

 

Baca juga:

Google Segera Babat Habis Konten Radikal di YouTube

Dituding Anti-LGBTQ, Ini Jawaban YouTube

Mulai 2018, Google Bakal Hapus Iklan 30 Detik di YouTube