Waduh, Mark Zukerberg Jatuh Miskin?

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Mark Zuckerberg harus menelan pil pahit lantaran kehilangan US$ 7,2 miliar atau Rp 102 triliun kekayaannya. Akibatnya, posisi Zuckerberg sebagai orang terkaya tegeser ke posisi keempat.

Saham raksasa media sosial itu juga ikut turun 8,3% pada hari Jumat. Penurunan ini merupakan yang terbesar dalam tiga bulan terakhir yang mengakibatkan nilai pasar Facebook kehilangan Rp 56 miliar.

Baca Juga:

Karyawan Facebook Walkout Virtual Gara-gara Postingan Donald Trump

Dilansir dari Bloomberg pada Senin (29/6/2020), merosotnya kekayaan Zuckerberg tidak lepas dari gerakan boikot pasang iklan di Facebook baru-baru ini. Dimana pengiklan besar di dunia mulai berhenti menghabiskan uangnya di Facebook.

Perusahaan seperti Unilever, Coca-Cola, Verizon Communications Inc. hingga Hershey Co. menyatakan kesepahamannya untuk menghentikan iklan di media sosial terbesar tersebut setelah para kritikus mengatakan bahwa Facebook gagal mengontrol ujaran kebencian dan hoax di platformnya.

Baca Juga:

Facebook Tuntut Penjual Like di Instagram


Tak tanggung-tanggung, Coca-Cola menyebut akan menghentikan iklannya di Facebook selama lebih dari 30 hari. Hal ini tentu akan memberikan dampak buruk terhadap keuangan Facebook, mengingat sumber pendapatan Facebook terbesar berasal dari iklan.

Facebook sendiri sebenarnya telah berupaya mengurangi penyebaran hoax dan juga ujaran kebencian di platformnya. Perusahaan berjanji akan lebih memperketat penyebaran konten negatif dengan melakukan perluasan definisi ujaran kebencian dan menambah klausa yang mengatakan tidak akan ada iklan yang diizinkan pada area yang dianggap sensitif.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories