Wah, Google Ikut Rayakan Kelahiran Pak Raden

Google Doodle Si Unyil (source : Google)

Technologue.id, Jakarta – Google biasanya menampilkan gambar doodle di beranda pencaharian dengan menyajikan gambar unik dan arti sejarah di dalamnya. Kini, sosok Suyadi yang dikenal dengan tokoh Pak Raden yang khas dengan kumis tebalnya, telah menghiasi Google Doodle hari ini di laman pencarian Google (28/11/16).

Google Doodle ini menggambarkan tokoh-tokoh di cerita boneka Si Unyil yang diantaranya adalah Bu Raden, Meilani, Unyil, Pak Ogah dan Pak Raden. Khusus di gambar tersebut, terdapat bingkai ditengahnya yang tak lain adalah sosok Suyadi.

Bila kursor diarahkan ke Google Doodle di atas, menunjukan ‘Hari Lahir Suyadi ke-84’. Yap, Google memang sengaja membuat doodle ini untuk memperingati hari bersejarah Drs. Suyadi yang lahir di Puger, Jember, Jawa Timur pada tanggal 28 November 1932.

Dikutip Technologue.id dari Wikipedia, Drs. Suyadi adalah pencipta Si Unyil, yaitu merupakan sebuah serial televisi di Indonesia, yang dahulu disiarkan pada stasiun televisi TVRI dari tahun 1981 hingga 1993.

Suyadi menciptakan si Unyil agar terdapat acara yang mendidik untuk anak-anak Indonesia pada tahun 1980-an. Kemudian pada tahun 2000-an seri Si Unyil di format ulang agar tetap digemari anak-anak Indonesia yang dikenal dengan acaranya yakni Laptop Si Unyil.

Drs._Suyadi dalam tokoh Pak_Raden (source : wikipedia)
Drs._Suyadi dalam tokoh Pak_Raden (source : wikipedia)

Lebih dekat mengenal sosok Drs. Suyadi atau sebagai Pak Raden, ia merupakan lulusan seni rupa Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1952-1960. Lalu mengemban ilmu belajar animasi ke Perancis 1961-1963.

Drs. Suyadi juga sempat didaulat sebagai Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk menjadi ilustrator buku pelajaran Bahasa Indonesia tingkat sekolah dasar.

Suyadi merupakan seniman yang serba bisa dan bukan sekedar yang menciptakan Si Unyil dan mengisi suara Pak Raden pada tahun 80-an. Ia gemar menghasilkan karya lukisan dan membuat sketsa ilustrasi di atas kertas, buku untuk anak-anak, mendalang, serta mendongeng.

Tokohnya sebagai Pak Raden yang mengenakan kumis tebal, blangkon, tongkat kayu dan beskap hitam jadi ciri khas Suyadi di cerita Si Unyil. Hingga kini, sosok Pak Raden sangat melekat bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Setelah meninggalkan segudang prestasi yang ia dapatkan Suyadi akhirnya tutup usia pada umur 82 tahun di RS Pelni Petamburan, Jakarta Pusat.

Baca Juga:
Google ikut Peringati Hari Sumpah Pemuda
Google Bersedia Bayar Pajak ke Pemerintah Indonesia?
Seperti Apa Rasanya Magang di Microsoft, Google, atau Uber?