Technologue.id, Jakarta – Wabah ransomware WannaCry mungkin sudah meredup dan digantikan oleh Petya. Namun bukan berarti ia berhenti menyerang sistem keamanan dan hilang begitu saja.

NextPowerUp (02/07/17) mengabarkan bahwa ransomware WannaCry baru-baru ini menyerang sistem keamanan pada sebuah kamera lalu lintas yang terpasang di Australia, tepatnya di wilayah Victoria pada KM 55.

Dikarenakan kamera tersebut terinfeksi oleh WannaCry, pihak kepolisian setempat akhirnya terpaksa menonaktifkan kamera yang terpasang selama beberapa minggu ke depan. Ini artinya, pengendara pada wilayah tersebut bisa mengebut dengan kecepatan lebih dari 600 mph tanpa mendapatkan pelanggaran.

Kamera yang berada di wilayah Victoria tersebut sendiri bisa terinfeksi karena terkoneksi dengan jaringan internet. Belum jelas mengapa WannaCry memilih untuk menyerang kamera tersebut, bisa saja disengaja atau tidak.

Hingga saat ini, WannaCry sudah menginfeksi sekitar 300 ribu komputer yang ada pada 150 negara yang berbeda. Tak cuma perusahaan skala menengah hingga besar, pemerintahan pun tak lepas dari serangannya.

Sebuah perusahaan otomotif asal Jepang, Honda pun sempat terkena dampak dari ransomware tersebut. Dampaknya, mereka pun mau tidak mau harus menghentikan kegiatan operasionalnya selama beberapa waktu.

 

Baca juga:

Waspada, “WannaCry Jilid Dua” Menyerang Lagi!

Modus Operandi Ransomware WannaCry Sebenarnya Tidak Baru

Hadang WannaCrypt, Microsoft Rilis Update untuk Windows XP