Technologue.id, Jakarta – Anda pasti masih ingat akan puncak sepak terjang WannaCry yang menggemparkan dunia Mei lalu. Tak cuma menyerang instansi asing, malware itu juga tercatat menginfeksi banyak alamat IP dari Indonesia, di antaranya Rumah Sakit Dharmais dan Harapan Kita.

Belum sepenuhnya pudar trauma publik sebulan berselang, ransomware baru kembali memporak-porandakan dunia maya. Disebut Petya, malware tersebut dikabarkan punya ancaman yang sama luas dan ngerinya dengan WannaCry. Terlebih ketika kebanyakan perusahaan dan instansi di Tanah Air sedang libur panjang Idul Fitri 1438 seperti sekarang, Petya bisa lebih berbahaya apabila tidak diantisipasi secara dini.

Dari informasi yang Technologue.id terima dari Id-SIRTII/CC (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/Coordination Center) hari Rabu (28/06/17), Petya mampu mengeksploitasi celah di sistem operasi Windows yang tidak melakukan patching dan update secara berkala. Sedikit banyak, karakteristik Petya disebut memang mirip dengan WannaCry.

Gejalanya, PC yang terinfeksi ransomware Petya akan muncul peringatan seperti berikut setelah proses reboot: “DO NOT TURN OFF YOUR PC! IF YOU ABORT THIS PROCESS,YOU COULD DESTROY ALL OF YOUR DATA! PLEASE ENSURE THAT YOUR POWER CABLE IS PLUGGED IN!”

Jika muncul pesan seperti ini, segera shut down PC Anda dan jangan aktifkan lagi untuk sementara waktu. Apabila PC Anda tetap dalam keadaan mati, besar kans data Anda akan baik-baik saja dan memungkinkan Anda untuk melakukan penanganan lebih lanjut, yakni backup data ke external drive.

Organisasi yang diampu Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menangani insiden serangan siber ini turut berpesan agar stakeholder yang bertanggung jawab segera bersiaga agar Petya tak sampai menyebar luas di Indonesia dan merugikan. Untuk berjaga-jaga, walaupun Anda menggunakan server Linux atau MacOS, tak ada salahnya untuk turut melakukan backup data.

Redaksi akan mencoba terus memantau dan melaporkan informasi terbaru terkait varian ransomware baru ini guna meminimalisir jatuhnya korban.

 

Baca juga:

Modus Operandi Ransomware WannaCry Sebenarnya Tidak Baru

Hadang WannaCrypt, Microsoft Rilis Update untuk Windows XP

Aduh, Serangan Ransomware WannaCry Banyak Terjadi di Negara Ini!