Copyright 2022 Technologue ID. All rights reserved.

News Latest News

Waspadai Berita Hoax di Era Digital

byDenny Mahardy - editorDenny Mahardy Nov 15, 2016

Technologue.id, Jakarta - Berdasarkan laporan State of Connectivity 2015: A Report on Global Internet Access mengungkapkan, tercatat akhir tahun 2015 pengguna internet di dunia mencapai 3,2 miliar jiwa dan terus meningkat. Hal ini berimbas pada datangnya informasi data yang melimpah, menimbulkan tantangan baru bagi berbagai industri, salah satunya industri media yang mengalami arus informasi secara berlebih. "Di era digital, kekuatan data sangat diperlukan oleh industri mana pun, termasuk media, agar industri bersangkutan dapat terus menyediakan layanan publik, menstimulasi pembangunan, memberikan informasi yang kredibel," ujar Shafiq Pontoh, Chief Strategy Officer, Provetic Indonesia. Walau demikian, diperlukan ketelitian dalam memilah data saat akan digunakan sebagai sumber acuan, baik untuk penelitian maupun penulisan berita, tambah Shafiq. Lebih lanjut Shafiq mengatakan, pemanfaatan internet pun dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menebar berita hoax, trolling, dan menyebarkan informasi yang salah. Meliputi penyebaran informasi miring tersebut biasanya melalui media sosial, pesan berantai, dan aplikasi chating seperti Facebook, Twitter, WhatsApp dan BBM. Tidak hanya itu, telah banyak media abal-abal yang tersebar di dunia maya. Maka dari itu, untuk membalikan berita dan informasi seperti ini, tidak hanya melalui wawancara dan investigasi. Namun, agar pemberitaan yang kredibel jelas asal usulnya, harus mengumpulkan data yang valid mengenai kebenaran dalam menyebarkan berita sebenarnya. "Pengolahan jurnalisme data memang membutuhkan 'hard work', mengumpulkan data yang memiliki sumber informasi terpercaya dengan data yang terstruktur dan melakukan observasi supaya kredibilitas media itu sendiri terjamin kebenarannya," tambah Tony Seno Hartono, National Technology Officer, Microsoft Indonesia. Menjawab tantangan jurnalisme tersebut, Microsoft Indonesia menekankan pentingnya Azure sebagai solusi pengolahan data yang mudah digunakan melalui pendekatan data yang lebih intensif dan terukur. "Industri media pun dapat memanfaatkan Microsoft Azure untuk mengolah data dan membantu jurnalis. Hadirnya tools Power BI di Microsoft Azure, diharapkan dapat membatu para jurnalis untuk menghasilkan berita lebih lengkap dan faktual," tutup Tony. Baca Juga: Microsoft Azure, Mengolah Data Jadi Lebih Mudah dan Aman Komputasi Awan Microsoft bantu dukung produktivitas Kelase Microsoft Gandeng Startup Penyedia Ganja

#Microsoft #SosialMedia #MicrosoftAzure #Azure #PowerBI #ErDigital #BeritaHoax #CaraMengetahuiBeritaHoax #EraDigital

Baca Juga