Copyright 2022 Technologue ID. All rights reserved.

News Latest News

Waze juga mendukung progam pemerintah via lndeks Kepuasan Pengendara

byLufthanza Lazuardy - editorDenny Mahardy Sep 28, 2016

Technologue.id, Jakarta: Lalu lintas di dunia semakin padat dan sering kali menyebabkan kemacetan panjang serta waktu tempuh yang semakin lama. Hal ini menjadi permasalahan yang ingin diselesaikan oleh Waze melalui aplikasinya. Selain aplikasi, Waze juga melakukan penelitian terkait kepuasan pengendara terkait wilayah tempat tinggal mereka, yang dituangkan melalui laporan Indeks Kepuasan Pengendara. Pada laporan ini untuk tahun 2016, Indonesia mendapatkan nilai 8,76 dalam tingkat keamanan jalan. Niilai yang diperoleh oleh Indonesia ini disebut Waze lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata global sebesar 7,74. Indonesia juga menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan yang pesat. "Indonesia menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan yang baik. Pertumbuhan pengguna di Indonesia mencapai dua kali lipat dibandingkan dengan tahun 2016," ujar Business Development Lead, APAC, EU, and US Waze, Amir Mirzaee, Selasa (27/09/2016) lalu. Untuk wilayah Indonesia, laporan tersebut mengungkap Semarang sebagai kota dengan tingkat kepuasan berkendara terbaik, dengan perolehan nilai sebesar 4,58. Sementara itu, Bogor menjadi kota dengan tingkat kepuasan berkendara terburuk, dengan perolehan nilai 2,15. Laporan ini dikabarkan telah mendapatkan tanggapan dari pihak pemerintah Bogor. Waze juga berbagi data yang yang diperoleh dan disajikannya pada laporan tersebut kepada pihak pemerintah. Melalui data ini, Waze berharap dapat membantu pemerintah untuk mengetahui lokasi dengan lalu lintas padat, setelah mengubahnya menjadi heat map. Kemudian menjadikannya sebaga bahan diskusi untuk dapat menemukan solusi. Tindakan Waze dalam melakukan survey dan membagikan perolehan data ke pemerintah, dijelaskan Amir, sebagai salah satu bentuk dukungan aplikasinya terhadap program Smart City. Seperti yang telah kita ketahui, sejumlah kota di Indonesia tengah mengembangkan dan menerapkan program Smart City. Selain itu, Waze juga berharap data yang diperolehnya tersebut juga dapat membantu perusahaannya dalam memahami situasi lalu lintas lokal di masing-masing negara, sehingga dapat menghadirkan fitur dan solusi yang sesuai. Namun, upaya Waze bukannya tanpa kendala dan menghadapi tantangan. Saat ini, Amir menyebut penetrasi smartphone dan jaringan komunikasi masih menjadi tantangan dalam pemanfaatan dan pengembangan Waze. Sementara itu, Waze juga menyebut saat ini tengah terfokus untuk meningkatkan level kepuasan pengendara, termasuk pengguna Waze.

#Apps #Aplikasi #SmartCity #Waze #IndeksKepuasanPengendara

Baca Juga