Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Xiaomi Masuk Top 3 Penguasa Pasar Smartphone Global
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Perebutan peringkat lima besar pasar smartphone global selama kuartal ketiga tahun ini berlangsung seru. Selain Samsung kembali merebut posisi teratas dari Huawei, peringkat tiga kini juga diduduki oleh Xiaomi setelah sukses menggusur Apple.

Dilansir dari GSMarena (30/10/2020), tiga perusahaan analis besar, seperti International Data Corporation (IDC), Canalys, dan Counterpoint Research, sepakat melaporkan bahwa Xiaomi sekarang berada di Top 3 melampaui Apple, setelah memiliki kinerja yang mengesankan pada Q3 2020.

Analis di IDC mengatakan ada volume yang sangat kuat antara Juli dan September di pasar negara berkembang seperti India, Brasil, Indonesia, dan Rusia. Nabila Popal, direktur riset IDC, mengungkapkan meski ada penurunan permintaan untuk smartphone, tetapi promosi dan diskon besar-besaran menjelang akhir tahun telah mempercepat pertumbuhan.

Belum lagi, pembelajaran jarak jauh (PJJ) ikut meningkatkan permintaan untuk smartphone kelas bawah di India. Hal ini membuka peluang besar bagi Xiaomi yang memang mendominasi segmen smartphone murah.

Berkah PJJ turut dirasakan oleh vendor ponsel Realme. Counterpoint Research mengatakan bahwa Realme berhasil mencapai 50 juta pengiriman lebih cepat daripada perusahaan lain karena portofolio 5G yang beragam dan kinerja yang kuat di China. Merek ini mencapai tonggak sejarah hanya dalam 9 bulan, mencetak 90% peningkatan kuartalan dalam hal penjualan.

Namun, ada beberapa pergulatan di dunia smartphone. Pasar negara berkembang seperti China, Eropa Barat, dan Amerika Utara semuanya mengalami penurunan besar pada Q3 2020. Keputusan Apple untuk meluncurkan jajaran iPhone 12 pada bulan Oktober adalah alasan utama penurunan angka karena tidak dipungkiri iPhone adalah pemain utama di semua pasar ini.

SHARE:

Garena Undawn Hadirkan Patch Baru, Ajak Pemain Taklukan Kegelapan di Stygian City

Gara-gara Ini, Kominfo Ancam Denda Platform Digital Sebesar Rp500 Juta