Xiaomi Salip Apple, Kejar Samsung di Pasar Ponsel Global

Technologue.id, Jakarta – Xiaomi sukses menggusur Apple sebagai ponsel dengan pengiriman terbanyak kedua pada kuartal dua tahun ini. Xiaomi berhasil menduduki peringkat kedua setelah Samsung, sementara Apple berada di peringkat ketiga dalam laporan perusahaan riset Canalys.

Pengiriman ponsel Xiaomi meningkat 83% secara tahunan (year on year), serta meraih 17% pangsa pasar global dalam kuartal ini.

Sementara itu, brand raksasa asal Korea Selatan, Samsung, masih menduduki peringkat pertama, dengan pangsa pasar global 19%.

Sedangkan produsen iPhone yaitu Apple, anjlok di posisi ketiga dengan hanya menguasai pangsa pasar sebesar 14 persen dan pertumbuhan hanya satu persen.

Baca Juga:
Xiaomi Segera Rilis Laptop Terbaru, Jadi yang Pertama di Dunia

Di posisi ke empat dan kelima ada Oppo dan Vivo yang menguasai masing-masing 10 persen pangsa pasar dan tumbuh lebih dari 27 persen.

Dalam laporannya, Canalys melihat bahwa harga yang ditawarkan Xiaomi menjadi faktor kesuksesan perusahaan. Hal ini sangat kontras dengan apa yang dilakukan oleh Samsung dan Apple dengan harga premium.

Dalam surat kepada seluruh karyawan, pendiri dan CEO Xiaomi Lei Jun menegaskan bahwa menjadi nomor dua global merupakan tonggak sejarah penting dalam perjalanan Xiaomi.

“Xiaomi akan memperkuat kemampuan utamanya untuk memastikan diri sebagai brand smartphone kedua terbesar di dunia,” ujar Lei Jun melalui keterangan tertulisnya.

Baca Juga:
Xiaomi Siapkan Smartphone dengan Kamera 192MP

Xiaomi akhir-akhir ini telah menemukan kesuksesan khusus di Amerika Latin, Afrika dan Eropa Barat. Masih banyaknya pasar yang tersedia untuk melanjutkan ekspansi untuk menghadapi Samsung, seperti Oppo dan Vivo berharap untuk melanjutkan pertumbuhan global masing-masing dengan cepat.

Namun sayangnya, Huawei tidak ada dalam lima besar pengiriman ponsel versi Canalys. Penurunan cukup besar terjadi akibat Huawei masuk ke dalam daftar hitam AS yang mengakibatkan perusahaan dilarang ada di AS dan memotong akses pada produk seluler AS, termasuk Android Google.