Technologue.id, Jakarta – Sebagai produsen smartphone yang masih seumur jagung, Xiaomi cukup baik dalam memberikan perlawanan terhadap para penguasa semacam Apple dan Samsung. Namun, tak sedikit masyarakat yang menilai kalau Xiaomi bisa melaju secepat sekarang karena rajin meniru dua perusahaan itu. Lihat saja betapa banyaknya yang menyamakan interface MIUI dengan iOS plus santernya rumor yang mengatakan bahwa Xiaomi berencana membuat duplikat Galaxy S7 Edge.

Predikat startup pimpinan Lei Jun sebagai copycat pun kian kuat ketika mereka resmi terjun ke layanan mobile payment. MI Pay, sebagaimana platform itu disebut, telah diluncurkan di Tiongkok dalam versi beta.

Mengutip GizmoChina (16/8/16), sistem kerja MI Pay mirip dengan produk yang sudah ada, seperti Samsung Pay, Apple Pay, maupun Android Pay milik Google, yakni dengan menggunakan NFC. Di samping itu, juga sudah ada lebih dari lima bank lokal yang digandeng Xiaomi.

Ilustrasi penggunaan MI Pay (source: KKJ.cn)
Ilustrasi penggunaan MI Pay (source: KKJ.cn)

Xiaomi sendiri sudah memiliki ponsel yang dilengkapi dengan fitur NFC, walaupun cuma satu, yaitu Mi 5. Pastinya, startup yang berkantor di Beijing tersebut bakal merilis smartphone ber-NFC lagi, seperti calon flagship Mi Note 2 atau Mi 5 Plus.

Sementara Samsung Pay dan Apple Pay yang lebih dulu muncul sama-sama sudah menjajah lebih dari 5 negara; Tiongkok tercantum di dalamnya. Kalau tidak ingin kalah, Xiaomi harusnya cepat-cepat menyebarluaskan MI Pay ke seluruh penjuru Negeri Tirai Bambu sembari memperbanyak produk yang kompatibel.

 

Baca juga:

PUNYA PROSESOR 10-CORE, INI DIA XIAOMI REDMI PRO

XIAOMI REDMI BUKTIKAN SEBAGAI SERI SMARTPHONE SUKSES

LHO, HARGA LAPTOP XIAOMI KOK MAHAL?