YouTube Hapus 11,4 Juta Video, Kenapa?

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Sebanyak 11,4 juta video dihapus YouTube selama periode April hingga Juni. 10,85 juta diantaranya dihapus oleh sistem otomatis. YouTube menyebut angka penghapusan ini meningkat dua kali lipat dari periode Januari hingga Maret.


Dilansir dari CNet, video-video yang dihapus merupakan video yang terindikasi melanggar kebijakan. Dimana di dalamnya tersemat unsur-unsur ekstrimisme, kekerasan, berpotensi membahayakan anak-anak, dan lainnya.

Baca Juga:

Lindungi Para Fotografer, Google Hadirkan Fitur Lisensi Gambar


Apabila dirinci, sebanyak 3,8 juta video dihapus dengan alasan keamanan anak-anak, 3,2 juta video karena dianggap spam atau penipuan, 1,7 juta video menyuguhkan konten seksual, 1,2 juta karena memuat konten kekerasan, dan 900.000 video terindikasi mengajak melakukan kekerasan.


Hanya ada 382.000 video yang ditandai untuk dihapus oleh pengguna, 167.000 ditandai oleh individu terpercaya, 2.220 ditandai oleh LSM dan 25 video ditandai oleh lembaga pemerintah. Kemudian tiga perempatmya telah dihapus sebelum ditayangkan lebih dari 10 kali.


“Ini termasuk video-video yang berisi tantangan atau konten yang diposting lainnya yang mungkin saja membahayakan anak-anak di bawah umur menurut sistem otomatis kami” ujar perusahaan.

Baca Juga:

September 2020, Google Play Music Berhenti Beroperasi


Penggunaan sistem otomatis dalam menyortir video sendiri menurut YouTube untuk menyiasati pengurangan karyawan di bagian pengulasan video akibat adanya pandemi. Sebagai gantinya, anak perusahaan Google tersebut menyiapkan lebih banyak karyawan di bagian pengajuan banding.


Langkah ini diambil guna mempercepat proses banding yang diajukan para kreator terdampak. Dimana pada periode ini angka pemulihan video mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dibanding kuartal sebelumnya.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories