Technologue

YouTube Hapus Konten Corona Akibat Konspirasi 5G

Ilustrasi YouTube (Sumber: TheVerge.com)

Technologue.id, Jakarta – Maraknya misinformasi yang mengatakan bahwa teknologi 5G berhubungan dengan penyebaran virus Corona membuat YouTube harus turun tangan. Platform video itu mengatakan akan menindak video terkait misinformasi tersebut.

Dilansir dari The Verge (7/4/2020), tindakan yang diambil adalah dengan mengurangi konten-konten tersebut. Youtube menyebut sebagai konten garis batas, penindasan, dan akan menghilangkan pendapatan iklan serta dihapus dari hasil pencarian di platform.

Baca Juga:
Jaringan 5G Ikut Picu Penyebaran Virus Corona?

“Kebijakan kami sudah jelas, kami melarang mempromosikan video yang tidak berdasar secara medis soal virus corona dan kami dengan cepat menghapus video yang melanggar kebijakan ini,” ujar juru bicara YouTube.

Meski begitu, Youtube tetap mengizinkan konten terkait teori konspirasi lainnya. Asalkan konten-konten itu tidak menghubungkan antara teknologi 5G dengan virus Corona.

Baca Juga:
Internet Dunia Melambat Akibat Lockdown Corona

Misinformasi yang menyatakan bahwa 5G berhubungan dengan virus corona Juga sebelumnya telah dibantah Brendan Carr dari Federal Communication Commission (FTC). Ia mengatakan virus Corona adalah virus yang menyebar kontak orang-ke-orang, bukan oleh gelombang radio.

Upaya YouTube untuk mengurangi konten-konten misinformasi sebenarnya bukanlah hal baru. Sejak awal Februari lalu, YouTube telah meninjau dan menghapus konten yang menyajikan informasi menyesatkan terkait virus Corona.