Technologue.id, Jakarta — YouTube resmi memperluas ketersediaan fitur picture-in-picture (PiP) di perangkat Android dan iOS kepada seluruh pengguna di dunia, termasuk mereka yang tidak berlangganan layanan Premium.

Dalam pengumumannya, tim YouTube menyatakan bahwa peluncuran fitur ini akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Artinya, sebagian pengguna mungkin perlu menunggu hingga fitur tersebut tersedia di akun masing-masing.

Dengan fitur picture-in-picture, pengguna kini dapat memperkecil video yang sedang diputar menjadi jendela mini dan tetap menontonnya meski keluar dari aplikasi YouTube. Untuk mengaktifkannya, pengguna cukup menggeser layar ke atas atau menekan tombol beranda. Video kemudian akan tetap berjalan dalam pemutar kecil yang dapat dipindahkan di layar sesuai kebutuhan.

Fitur ini bukanlah hal baru sepenuhnya. Picture-in-picture sebelumnya hanya tersedia bagi pelanggan YouTube Premium di Amerika Serikat, pertama kali diluncurkan untuk Android pada 2018 dan menyusul di iOS pada 2021. Seiring waktu, aksesnya diperluas ke seluruh pengguna di negara tersebut.

Kini, YouTube membawa fitur tersebut ke tingkat global. Namun, terdapat beberapa perbedaan dalam penggunaannya. Untuk pengguna non-Premium di luar AS, fitur PiP hanya berlaku untuk konten non-musik berdurasi panjang.

Sementara itu, pelanggan YouTube Premium tetap mendapatkan keuntungan lebih. Mereka dapat menggunakan fitur picture-in-picture untuk semua jenis konten, termasuk video musik.