Technologue.id, Jakarta – YouTuber asal AS Austin Jones dijatuhi hukuman 10 tahun penjara atas kasus pornografi anak. Ia dinyatakan bersalah karena meminta gadis di bawah umur untuk mengiriminya video cabul untuk membuktikan mereka adalah penggemar sejatinya.

Melansir Techcrunh (4/5/2019), Jones ditangkap dan menjalani sidang pada tahun 2017 atas dua tudingan kasus pornografi anak.

Baca Juga:
Resign dari Samsung, Peneliti Bergaji Rp 800 Juta Ini Beralih Jadi YouTuber

Dia mengaku bersalah pada Februari lalu. Jones mengaku menggunakan Facebook untuk membujuk gadis-gadis remaja mengiriminya video dan gambar porno sekitar 30 kali. Sebelum penangkapannya, dia mendapat kecaman akrena interaksinya dengan penggemar.

Pada Juni 2015, dia menggunggah vlog permintaan maaf berdurasi 16 menit dan mengaku biasa meminta penggemar mengirimnya rekaman gambar mereka melakukan “twerking”.

“Hanya sekadar video twerking, tak jauh dari itu. Tidak pernah ada telanjang, tidak ada kontak fisik, tidak pernah terjadi,” katanya.

Baca Juga:
Berhasil Hentikan WannaCry, Pria Ini Malah Dipenjara

Sebagian besar penggemar penyanyi asal pinggiran kota Chicago itu adalah gadis remaja. Dalam persidangannya, Jones mengakui perbuatannya atas enam korban yang telah diidentifikasi. Sementara, ada 30 remaja lain yang berusaha dibujuknya.

“Produksi dan pornografi anak adalah pelanggaran luar biasa serius yang mengancam keselamatan anak-anak dan masyarakat kita,” demikian kutipan yang ditulis asisten Jaksa A. Katherine Neff Welsh dalam memo hukuman. “Tindakan Jones mengambil sesuatu dari para korban dan keluarga mereka sehingga mereka tidak akan pernah bisa kembali.”

Pada puncak ketenaran YouTube-nya, Jones memiliki sekitar 540.000 subscriber untuk salurannya dan lebih dari 20 juta penayangan video. YouTube sendiri sudah menghapus channel miliki Jones setelah ia mengaku bersalah pada bulan Februari. Alasannya, tentu saja karena ia telah melanggar pedoman komunitasnya.