Technologue.id, Jakarta – Kalau boleh dibilang, Minggu (08/01/17) menjadi hari yang bersejarah dan layak diingat netizen Tanah Air. Sebab, pemerintah bersama kelompok masyarakat yang prihatin dengan peredaran hoax, seperti gerakan Masyarakat Indonesia Anti Hoax dan Mastel (Masyarakat Telekomunikasi dan Informatika Indonesia), resmi meluncurkan situs TurnBackHoax.id sekaligus aplikasi TurnBackHoax.

Situs dan aplikasi tersebut dihadirkan agar masyarakat dapat melaporkan berita, informasi, meme, hingga situs media dan akun jejaring sosial yang bernapaskan hoax. Bagi awam, platform itu juga dapat dijadikan rujukan. Pasalnya, tiap laporan yang ditampung di sana berisi penjelasan atau bukti pembenaran dari kabar burung, fitnah, hingga provokasi yang bertebaran di dunia maya.

Dari penelusuran redaksi, situs TurnBackHoax.id sampai berita ini diturunkan belum aktif. Anda baru bisa mengaksesnya kalau mengetikkan data.turnbackhoax.id.

Sekadar informasi, pagi tadi, untuk mengampanyekan gerakan anti-hoax ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) juga menggelar sosialisasi di kota-kota besar selain Jakarta, tepatnya di Bandung, Semarang, Solo, Wonosobo, Jogjakarta dan Surabaya. Acara yang bertajuk “Deklarasi Anti Hoax” tersebut digelar di pusat keramaian Car Free Day agar lebih mudah merangkul generasi muda khususnya dan masyarakat awam pada umumnya.

“Generasi milenial merupakan yang paling rentan terhadap bahaya hoax, sangat disayangkan kalau Indonesia yang harusnya bisa menikmati bonus demografi di 2030 nanti justru diisi oleh orang-orang yang tidak cerdas dalam bermedia sosial,” tandas Septiaji Eko Nugroho, Ketua Masyarakat Indonesia Anti Hoax, dalam rilis pers Kemkominfo (08/01/17).

 

Baca juga:

Goodbye Manusia! Puluhan Ribu Robot Kini Bekerja di E-commerce Ini

Donald Trump: Internet Tidak Aman, Pakai Ini Saja!

Di Prancis, Haram Hukumnya Membalas Email Atau Chat Bos