Technologue.id, Jakarta – Kendati beberapa waktu setelah diluncurkan banyak yang meragukan daya saing iPhone SE di pasar smartphone global, nyatanya penjualan ponsel level mid-range itu tak buruk-buruk amat. Berdasarkan analisis TrendForce, dari sekitar 48 juta unit iPhone yang berhasil dilego oleh Apple di kuartal kedua 2016, 9 juta di antaranya adalah varian iPhone SE. Total penjualan pada Q2 ini pun lebih baik dari Q1 yang berkisar 42 juta.

“Setidaknya, iPhone SE sudah menyokong penjualan Apple sebelum iPhone terbaru dirilis,” begitu terang Avril Wu, analis TrendForce.

Walau demikian, penjualan iPhone SE ini bukanlah suatu hal yang sangat membanggakan. Pasalnya kalau dibandingkan dengan ponsel Android mid-range, iPhone SE masih sulit untuk bertarung sendirian di level menengah ke bawah. Terlebih, Apple mau tak mau kudu bersaing dengan sejumlah vendor Tiongkok yang sudah terlanjur berkuasa di kategori tersebut.

Tak cuma itu, TrendForce turut mewanti-wanti posisi Apple dan juga penguasa pasar smartphone dunia untuk sementara ini, Samsung, untuk tidak meremehkan geng vendor dari Tiongkok. Sebab, saat ini, volume penjualan produsen dari Negeri Tirai Bambu kalau digabungkan sudah melebihi pangsa pasar Apple plus Samsung.

- Advertisement -

“Pertumbuhan volume penjualan dari merek Tiongkok diprediksi melebihi rata-rata pertumbuhan global pada kuartal ketiga nanti,” imbuh Avril seperti dikutip dari rilis TrendForce (20/7/16).

Ya, setidaknya kiprah Apple di pasar smartphone Q2 2016 ini sudah membaik daripada periode sebelumnya. Tampaknya tugas iPhone SE sebagai pengisi waktu lahirnya iPhone 7 pun sudah cukup untuk saat ini. Setuju?

 

Baca juga:

SEDIH, IPHONE TERJAJAH DI NEGERI SENDIRI

MEIZU MX6, TERINSPIRASI IPHONE TAPI LEBIH DARI IPHONE

IPHONE 7 TERSEDIA DALAM 3 VARIAN?