Technologue.id, Jakarta – Strava, aplikasi yang mendukung gaya hidup aktif dengan komunitas lebih dari 200 juta pengguna, resmi membuka pendaftaran program Strava Metro for Academic Researchers. Program ini ditujukan bagi mahasiswa dan peneliti akademik yang ingin memanfaatkan data aktivitas bersepeda dan berjalan kaki untuk mendukung pengembangan infrastruktur transportasi aktif.

Melalui program ini, Strava memberikan akses gratis kepada mitra yang memenuhi syarat untuk menggunakan data agregat dan anonim dari aktivitas bersepeda dan berjalan kaki yang terekam di platformnya.

Data tersebut dapat membantu peneliti memahami pola mobilitas masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan untuk meningkatkan fasilitas sepeda dan pejalan kaki.

Strava Metro telah dimanfaatkan oleh lebih dari 4.500 perencana kota, lembaga pemerintah, dan pengambil keputusan di bidang infrastruktur di seluruh dunia. Mereka menggunakan himpunan data tersebut untuk memahami pola perjalanan sehari-hari dan mendukung perencanaan infrastruktur.

Strava menyebut kemitraan dengan berbagai organisasi tersebut telah memberikan dampak positif kepada hampir 1 miliar orang di seluruh dunia.

Kini, Strava ingin memperluas manfaat tersebut melalui keterlibatan mahasiswa dan peneliti akademik. Dengan memadukan data aktivitas pengguna dan keahlian lokal, penelitian yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung pengembangan transportasi aktif yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Strava Metro for Academic Researchers pertama kali diluncurkan pada 2024. Sejak saat itu, mahasiswa dan peneliti dari sejumlah institusi akademik terkemuka di dunia telah berpartisipasi dalam program tersebut.

Program ini telah mendukung penelitian di berbagai kawasan, termasuk Amerika Utara, Inggris Raya, Eropa, dan Asia-Pasifik. Melalui pendekatan berbasis data, para peneliti dapat mengkaji mobilitas aktif dan menghubungkannya dengan kebutuhan infrastruktur di kota besar maupun kota kecil.

Mahasiswa dan peneliti akademik yang lolos seleksi akan memperoleh sejumlah manfaat, salah satunya akses Strava Metro selama satu tahun. Peserta dapat menggunakan data yang komprehensif, agregat, dan anonim untuk mendukung proyek penelitian mereka.

Pendaftaran Strava Metro for Academic Researchers kini telah dibuka dan akan ditutup pada 24 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB.

Seluruh pendaftaran akan dievaluasi oleh komite Strava yang bertugas meninjau, menilai, dan menyeleksi peserta program tahun ini. Peserta yang diterima akan mendapatkan pemberitahuan pada November 2026.