Technologue.id, Jakarta – Demam Pokémon Go telah merajalela secara global, termasuk di Indonesia. Padahal faktanya, game yang memanfaatkan augmented reality (AR) ini baru diluncurkan secara resmi di Amerika Serikat, Australia, dan Selandia Baru saja. Menurut pandangan redaksi, kemungkinan besar para Pokémon trainer dadakan ini tidak mendapatkan aplikasi Pokémon Go dari toko resmi Android maupun iOS.

Memainkan game ini memang menyenangkan, karena Anda bisa benar-benar berpetualang di dunia nyata demi menangkap Pokémon incaran. Akan tetapi, tak sedikit gamer yang mengeluh betapa cepatnya baterai gadget mereka habis akibat memainkan Pokémon Go.

Bagaimana baterai tidak cepat habis, tiap Anda mengaktifkan Pokémon Go, maka koneksi internet dan GPS smartphone akan terus bekerja. Jadi, jangan kaget kalau game ini membuat Anda boros baterai (atau mungkin kuota internet).

Namun, ada satu cara sederhana yang bisa mengurangi konsumsi baterai, yakni dengan mengunduh peta kota Anda via Google Maps.

Perlu diketahui terlebih dahulu, Pokémon Go bergantung pada API Google Maps untuk menentukan lokasi Anda dan menunjukkan lokasi persembunyian para Pokémon. AddictiveTips mengatakan (11/7/16) game tersebut memang tidak menyediakan opsi untuk mengunduh offline map, tetapi Anda bisa mendapatkannya dari Google Maps.

Cara mendapatkan peta offline di Google Maps mudah saja. Buka menu di sebelah kiri atas, pilih ‘Offline Areas’, kemudian sentuh tombol plus dan seleksi wilayah yang ingin Anda download. Tentunya, akan lebih bijak semisal Anda menggunakan Wi-Fi untuk mengunduh peta ini.

Google Maps

Sayangnya, begitu peta offline sudah terunduh, bukan berarti Anda bisa menghentikan pemakaian data internet ketika berburu Pokémon. Sebab, koneksi internet masih dibutuhkan di permainan untuk menemukan ‘gym’, ‘Poké Stops’, dan Pokémon itu sendiri. Setidaknya, dengan memiliki offline map, kerja berat smartphone Anda bisa dikurangi.

Semoga membantu dan selamat berburu Pokémon lebih lama!

 

Baca juga :

CARA MENDAPATKAN GAME POKÉMON GO

MIRIS, INDONESIA MASUK 10 BESAR NEGARA PEMBAJAK SOFTWARE!

PRIA LEBIH TERGANTUNG PONSEL DARIPADA WANITA