Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
100 Persen Properti Apple Sedunia Sudah Ramah Lingkungan
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Komitmen Apple untuk melawan pemanasan global dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat kini sangat riil. Raksasa Cupertino itu mengumumkan bahwa seluruh properti globalnya sudah 100 persen menggunakan energi bersih. Adapun properti global yang ia maksud itu, di antaranya toko ritel, kantor, markas utamanya, sampai data center, yang berada di 43 negara, termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, dan India. Apple juga menjalankan daur ulang untuk material di produknya serta berkolaborasi dengan supplier mereka untuk menciptakan energi terbarukan.

Baca juga:

Apple Luncurkan iPhone 8 Red Edition

[caption id="attachment_31380" align="alignnone" width="673"]100 Persen Properti Apple Sedunia Sudah Ramah Lingkungan Genteng bertenaga surya di Apple Park (source: Apple)[/caption] Sebagai contoh, Apple Park, markas baru Apple di Cupertino mendapat suplai energi terbarukan dari beberapa sumber. Ada instalasi rooftop solar 17 megawatt dan biogas 4 megawatt yang menyuplai operasional di sana. Sedangkan di Singapura dan Jepang, mereka membuat 800 dan 300 rooftop penghasil energi terbarukan bertenaga surya.

Baca juga:

Survei: Ini Alasan Pengguna iPhone Tak Upgrade ke iPhone X

"Kami berkomitmen untuk mewariskan dunia yang lebih baik di masa depan. Setelah bekerja keras selama bertahun-tahun, kami dengan bangga mencapai titik historis ini," jelas sang CEO, Tim Cook, dalam keterangan resminya (09/04/2018).

Baca juga:

Ini Calon Fitur Baru iPhone yang Sudah Dimiliki Samsung 5 Tahun Lalu

Apple sendiri saat ini mengoperasikan 25 proyek energi terbarukan di seluruh dunia. Total, proyek tersebut berkapasitas 626 megawatt. Mereka pun tengah menyiapkan 15 proyek lain yang kalau ditotal dengan yang ada sekarang bisa menampung 1,4 gigawatt energi ramah lingkungan.

SHARE:

Deretan Perempuan Punya Andil Besar dalam Pengembangan Teknologi

Free Fire Terancam Diblokir, PBESI Sarankan Batasan Usia Mengakses Game