Baca Juga: Dinilai Berbahaya, Bos Telegram Ajak Penduduk Bumi Hapus Whatsapp
Dilansir dari TechCrunch pada Jumat (7/2/2020), perubahan tersebut merupakan perombakan terbesar perusahaan. Pasalnya, bukan hanya Weiner dan Roslansky yang mendapatkan posisi baru tetapi juga Tomer Cohen yang berada di bawah Roslansky juga akan naik jabatan menggantikan Roslansky. Roslansky mengatakan bahwa nantinya ketika ia menjabat sebagai CEO tidak akan mengubah haluan perusahaan. Pegawai pertama yang direkrut oleh Weiner tersebut justru memiliki keyakinan atas haluan yang selama ini dijalankan dan akan mengikuti yang sudah ada.Baca Juga: Pimpinan Twitter Kekeuh Enggan Hadirkan Fitur Edit Twitt
Sementara itu, Weiner dengan jabatan barunya, akan membantu kepemimpinan tim di LinkedIn dalam menciptakan peluang ekonomi bagi semua angkatan kerja di seluruh dunia. Yang mana LinkedIn sendiri sukses memposisikan diri sebagai media sosial bagi para karyawan dengan jumlah anggota sebanyak 675 juta. Perusaahaan ini pada tahun 2016 lalu telah diakuisisi oleh Microsoft dengan nilai mencapai 26,6 miliar USD. Dan pada tahun lalu, perusahaan ini mampu memperoleh pendapatan sebanyak 7,5 miliar USD.