Technologue.id, Jakarta – Perdana Menteri Malaysia, Mahatir Mohammad mengatakan teknologi 5G akan diluncurkan secara komersil pada kuartal ketiga 2020 ini. Mahatir juga mengatakan proyek tersebut menandai awal yang signifikan dalam perjalanan negara menuju penguatan ekonominya untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan serta kemakmurkan warganya.

Dilansir dari New Straits Time (22/1/2020) pada peluncuran proyek demonstrasi 5G Malaysia, Mahatir mengatakan “ini akan memastikan bahwa kami mencapai target untuk menyediakan setiap warga negara Malaysia standar hidup yang layak pada tahun 2030,”

Baca Juga:
Pangeran Arab Saudi Bajak Ponsel Bos Amazon

Mahatir menekankan bahwa secara ekonomi, 5G dapat berfungsi sebagai infrastruktur untuk pertumbuhan inovatif.

“Konvergensi 5G dan sektor industri yang berbeda seperti pertanian, pendidikan, perawatan kesehatan, manufaktur, transportasi dan pariwisata yang cerdas, menghadirkan peluang baru bagi industri, masyarakat dan individu untuk memajukan ambisi digital mereka dan memberikan layanan baru dan lebih baik,” ujarnya.

Tidak hanya itu, menurutnya, teknologi akan terus mengubah cara orang melakukan sesuatu. Sebab akan beresiko jika tertinggal dan tidak ikut berubah sesuai perkembangan zaman. Mahatir juga menganggap kemajuan ini merupakan tantangan baru yang menggairahkan serta peluang yang tidak terukur jika bisa memanfaatkannya.

Baca Juga:
2019, Huawei Berhasil Jual 240 Juta Unit Smartphone

Dengan optimis Mahatir mengatakan bahwa negaranya telah diberkahi banyak sumber daya dan siap untuk memulai era baru pertumbuhan. Meskipun begitu, mahadir sadar bahwa keterkaitan ekonomi dengan seluruh dunia mungkin tidak membuat Malaysia kebal terhadap angin sakal ekonomi global.

“Kami terus berusaha untuk mengungguli dan mendorong batasan-batasan yang akan memungkinkan kami untuk tetap ulet dan melangkah maju dengan percaya diri untuk menghadapi Revolusi Industri keempat” tutupnya.