Ada Konten Pornografi di BBM, Kemkominfo Berang

Ada Konten Pornografi di BBM, Kemkominfo Berang
Ilustrasi BlackBerry Messenger (source: BlackBerry)

Technologue.id, Jakarta – Temuan komik bernuansa dewasa di WebComics yang disediakan di aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) tak disepelekan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

Secara resmi, kementerian yang digawangi oleh Rudiantara itu melalui Ditjen Aplikasi Informatikanya telah mengirim peringatan terhadap penyedia layanan BBM. Langkah ini mereka lakukan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat tentang konten dewasa di WebComics BBM.

Baca juga:

Diam-diam, BBM Jadi Wadah Konten Porno?

“Kementerian Kominfo u.p. Ditjen Aplikasi Informatika telah menerima sejumlah aduan dari masyarakat mengenai adanya konten pornografi pada Webcomics di aplikasi BBM (BlackBerry Messenger) di Indonesia, di mana konten tersebut berbahasa Indonesia serta dapat diakses secara bebas oleh masyarakat,” jelas pihak Kemkominfo secara tertulis pada redaksi.

Dalam waktu 2×24 jam terhitung kemarin (20/09/17) BBM pun diwajibkan menindaklanjuti komplain ini dengan cara menghapus konten bernuansa asusila dari komik-komik online-nya. Begitu peringatan yang dilayangkan Kemkominfo.

Baca juga:

Telegram Down, Ada Apa?

Sebelumnya, redaksi juga menemukan sendiri adanya komik WebComics yang mengandung konten yang tak pantas untuk dikonsumsi netizen di bawah umur. Dari pantauan redaksi, ada komik yang mengumbar sensualitas baik secara visual maupun teks.

Webcomics sendiri terhitung fitur yang baru dihadirkan di BBM. Diresmikan pada Juni 2017 lalu, fitur ini diharapkan mampu meningkatkan experience user dalam menggunakan aplikasi BBM sembari bersaing dengan aplikasi semacam Line dengan Webtoon-nya.

Baca juga:

3 Smartphone Dual-Camera Murah Saingan Xiaomi Mi A1 di Indonesia

Sebagai gambaran, menurut data dari WeAreSocial, BBM saat ini masih menjadi instant messenger yang begitu populer di Indonesia. Dalam laporan Digital in 2017: Southeast Asia Regional Overview, BBM memang tak lagi menjadi aplikasi chatting nomor satu di Tanah Air. Namun, basis pengguna BBM Indonesia masih satu dari segelintir yang terbesar secara global, walau pengguna aktif WhatsApp, Facebook Messenger, dan Line di Asia Tenggara terus bertambah secara keseluruhan.