Technologue.id, Jakarta – Analis pasar bidang teknologi dari KGI Securities, Ming Chi-Kuo, meralat prediksinya mengenai estimasi angka pengiriman seri Samsung Galaxy terbaru, Galaxy S10. Ia menyebut volume shimpent Galaxy S10 akan naik menjadi 40 hingga 45 juta, bukan sekitar 30-35 juta seperti prediksi sebelumnya.

Dilansir dari 9to5mac.com (6/3/2019), menurut Kuo, alasan utama di balik update perkiraan sebesar 30 persen ini adalah karena ada “diferensiasi spesifikasi” mencolok dari iPhone saat ini.

Baca Juga:
Daftar Lengkap Harga dan Promo Bundling Pre-Order Samsung Galaxy S10

Bahkan, Kuo berharap pengguna memilih smartphone Samsung Galaxy S10 ketimbang iPhone 2018 dengan beberapa pertimbangan penting seperti pembaca sidik jari ultrasonik, pengaturan tiga kamera di bagian belakang, dan pengisian nirkabel dua arah (bilateral).

- Advertisement -

Di balik itu Kuo meramalkan flagship Apple tahun ini juga akan menyematkan tiga kamera belakang kereta tiga cam. Sampai saat itu tiba, Samsung bisa memanfaatkan celah ini untuk jor-joran memasarkan produknya tersebut.

Baca Juga:
Berkat Fitur Ini, Samsung Galaxy S10 Bisa Menjelma Jadi Powerbank

Samsung diuntungkan oleh penurunan penjualan iPhone di negara China, setelah Apple gagal memuaskan fanboy (sebutan fans iPhone) di negeri Tirai Bambu itu. Minat konsumen di sana kini cenderung memilih ponsel seri unggulan terbaru alih-alih memakai merek asing. Selain demand yang kuat, program trade-in yang nanti ditawarkan oleh Samsung juga akan mempengaruhi pergerakan segmen premium.

Untuk mengantisipasi penggemar ‘kabur’, iPhone 2019 sendiri kemungkinan besar akan mengadopsi konfigurasi tiga kamera di bagian belakang. Hal ini diperkuat oleh rumor kerjasama yang sudah dijalin antara Apple dengan perusahaan pemasok komponen kamera, O-film.