Technologue.id, Jakarta – Pada awal tahun ini, WhatsApp berhasil menambahkan lapisan keamanan untuk para pengguna iPhone dengan fitur Touch ID dan Face ID yang dimiliki iPhone. Kali ini, WhatsApp kembali hadir untuk menawarkan keamanan maksimal bagi pengguna Android dengan fitur serupa, yaitu Kunci Sidik Jari atau Fingerprint Lock.

Setelah menguji fitur Fingerprint Unlock pada versi beta dalam beberapa waktu, Whatsapp akhirnya merilis fingerprint unlock di semua android pada 10 November.

Fitur ini membawa konsep pemindai biometric ke Android sekitar delapan bulan lebih lama setelah terlebih dahulu rilis di iPhone.

Fitur pemindai jari ini hadir dalam versi 2.19.222 di Whatsapp Android. Kehadiran fingerprint memberi pilihan lain dalam menggunakan metode keamanan bagi para pengguna Whatsapp di Android.

“Hari ini kita mengenalkan fitur yang memungkinkan pengguna membuka aplikasi dengan sentuhan jari, dan sekarang sudah support di Android,” ungkap pihak whatsapp seperti dilansir dari TechRadar.

Untuk saat ini, hanya fitur fingerprint yang sudah tersedia. Layanan pesan instan itu belum merilis face unlocking untuk pengguna Android, dan ini tidak menutup kemungkinan akan terwujud di masa mendatang.

Seperti diketahui, fitur fingerprint ini mencegah orang lain mengakses Whatsapp dan membaca pesan, satu-satunya cara untuk masuk kedalam aplikasi Whatsapp adalah dengan meregistrasi sidik jari terlebih dahulu.

Pada saat fitur ini aktif, pengguna perlu menggunakan sidik jari untuk membuka Whatsapp, namun tetap bisa menjawab panggilan telepon jika Whatsapp terkunci.

Untuk mengaktifkan fitur fingerprint lock, Anda perlu membuka menu pada Whatsapp. Setting > Account > Privacy > Fingerprint Lock, hidupkan Unlock with fingerprint, dan konfirmasi sidik jari Anda.

Selain itu, Anda juga dapat memilih seberapa lama kunci Whatsapp bekerja untuk terkunci otomatis.