Technologue.id, Jakarta – Menginjak usianya yang ke-51, ternyata Indosat Ooredoo masih punya banyak pekerjaan rumah. Sebab dari pantauan redaksi belakangan, tak sedikit warganet sekaligus juga pelanggan Indosat yang melayangkan protes ke operator yang identik dengan warna kuning itu. Tepatnya, tentang paket internet Freedom Combo yang mendadak tak bisa dipakai secara maksimal walaupun kuotanya masih tersisa banyak.

Pengguna Twitter dengan akun @syudastri, misalnya, mengaku paket Freedom Combo XL-nya masih tersisa 30GB. Namun, paket yang sejatinya aktif selama satu bulan penuh itu mengalami penurunan speed hingga 0.12Mbps dalam satu minggu pemakaian saja.

Baca juga:

- Advertisement -

Indosat Ooredoo Gelar Trial 5G, Terbuka untuk Korporasi

@WRiwoeq yang berlangganan Freedom Combo XXL lebih ngenes lagi. Total kuotanya (digabung kuota rollover dari paket sebelumnya) yang mencapai 78GB-an speed-nya tak lagi optimal. Padahal, pemakaian baru lima hari dan tak sampai menghabiskan 20GB.

Jawaban netizen lain dan yang redaksi peroleh dari akun pelayanan resmi Indosat, @IndosatCare, serupa. Ada aturan baru yang berlaku, bahwasannya ketika konsumsi data user dianggap sudah melebihi rata-rata pengguna lainnya, maka sistem akan melakukan penyesuaian kecepatan secara otomatis. Kendati demikian, beberapa kali @IndosatCare mengelak jika aturan ini disebut bagian dari Fair Usage Policy (FUP) alias batas pemakaian wajar yang lazim ditemui di paket unlimited.

Baca juga:

Dongkrak Pertumbuhan Pendapatan, Indosat Ooredoo Incar Infrastruktur Publik

Hal ini cukup membingungkan. Sebab, paket Freedom Combo adalah paket internet berbasis kuota, yang mana seluruh kuota yang dibeli sesuai paketnya merupakan hak dari konsumen.
Yang mungkin juga membuat pengguna Indosat gemas, adalah konsumen diminta untuk melakukan pembelian paket internet kembali guna menikmati pelayanan internet Indosat yang prima. Saking jengkelnya, netizen dengan akun @donnnjuann bercuit kalau Indosat menjual paket internet sebesar 20GB setara paket Freedom Combo XXL (seharga Rp200.000).

Baca juga:

Ganti Bos, Indosat Ooredoo Kebut Transformasi SDM

Sebelum ini, redaksi belum menerima penjelasan terkait kebijakan baru Indosat ini. Alhasil, konsumen pun banyak yang protes karena merasa tidak diedukasi dengan baik.