Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Cara Google Deteksi Panggilan Spam
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Jika sebelumnya Google menambahkan support untuk Wifi dan jaringan cellular pada layar panggilan suara mereka. Sekarang Google dikabarkan melakukan perubahan lain pada layar panggilan suaranya.

Tampilan layar sekarang dapat menunjukkan peringatan "Panggilan Spam Dicurigai". Fitur ini akan membantu pengguna untuk mencegah panggilan spam atau penipuan jika terlibat dalam panggilan.

Baca Juga:
YouTube Punya Alat Canggih Atasi Spam di Kolom Komentar

Tampilan layar penelepon akan menampilkan "mencurigai panggilan spam" dibawah nomor penelepon dan pada foto yang ditampilkan.

Riwayat penelepon selanjutnya akan menampilkan tag untuk nomor atau penelepon itu. Jika ada beberapa error atau pengguna bisa mengetahui nomor tersebut, pengguna diberi pilihan untuk menandakan penelepon sebagai "bukan spam", setelah itu label spam tidak akan ditampilkan lagi untuk nomor itu.

Baca Juga:
iOS 16 Akan Memungkinkan Pengguna Melaporkan Pesan SMS Spam

Jika pengguna menandai nomor yang dicurigai sebagai "spam", nantinya panggilan dari nomor tersebut akan dialihkan ke pesan suara, dan riwayat panggilan akan secara otomatis disimpan ke folder spam ponsel.Pengguna juga dapat sepenuhnya menonaktifkan fitur panggilan filter spam, yang artinya Google tidak lagi menandakan penelepon sebagai "terduga spam".

Untuk menonaktifkan fitur tersebut, buka 'Pengaturan, 'Keamanan', lalu 'Filter Panggilan Spam'. Pengguna dapat menonaktifkan lansung dari halaman itu.

Google mengklaim menggunakan AI untuk memeriksa antara spam atau panggilan yang benar dan setiap panggilan yang dicurigai kemudian ditandai sebagai spam. Google juga mengklaim bahwa AI dapat mendeteksi miliaran panggian spam perbulan di seluruh ekosistem panggilan Google.

SHARE:

Cegah Serangan Ransomware, Ini yang Perlu Diperhatikan Pemerintah

Berkali-kali Diserang Hacker, Apakah Pemerintah Akan Lebih Aware?