Technologue.id – Pertumbuhan ekosistem digital di Indonesia yang sangat pesat kini diiringi oleh peningkatan risiko kejahatan siber yang cukup mengkhawatirkan. Kondisi ini mendorong CBN untuk mengambil langkah strategis guna melindungi seluruh pelanggannya dari berbagai ancaman di dunia maya.
CBN resmi mengumumkan kolaborasi strategis bersama Trend Micro untuk menghadirkan solusi perlindungan digital yang menyeluruh bagi masyarakat luas. Kerja sama ini menjadi jawaban nyata atas maraknya kasus penipuan digital atau scam yang belakangan ini kian meresahkan.
Ancaman lain seperti phishing dan pencurian identitas juga dilaporkan semakin sering terjadi dan menyasar berbagai lapisan pengguna internet. Bahkan, serangan perangkat lunak berbahaya kini mulai menargetkan pengguna individu hingga pelaku bisnis dalam skala yang lebih luas.
Laporan terbaru mengenai kondisi keamanan siber nasional menunjukkan fakta yang cukup memprihatinkan bagi ketahanan digital di tanah air. Indonesia tercatat hanya meraih skor indeks keamanan siber sebesar empat puluh tujuh koma lima dalam skala global tahun ini.
Posisi tersebut menempatkan Indonesia di peringkat delapan puluh empat dunia, yang berarti masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara tetangga. Hal ini menjadi sinyal mendesak untuk meningkatkan literasi digital dan adopsi teknologi keamanan siber yang andal.
Dedy Handoko selaku petinggi CBN menyoroti adanya perubahan pola serangan siber yang terjadi secara signifikan pada saat ini. Menurutnya, ancaman digital tidak lagi hanya mengincar perusahaan besar, melainkan kini justru menjadikan pengguna individu sebagai sasaran empuk.
Baca Juga:
Pengguna yang menggunakan perangkat pribadi untuk bekerja jarak jauh memiliki risiko tinggi terhadap serangan siber yang semakin kompleks. Kolaborasi CBN dan Trend Micro hadir untuk memberikan ketenangan pikiran bagi para pengguna saat melakukan aktivitas digital harian.
Pelanggan kini dapat menikmati konektivitas internet cepat sekaligus mendapatkan proteksi digital yang sudah terintegrasi dalam satu layanan. Solusi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan keamanan tanpa harus mengurangi kenyamanan pengguna saat berselancar di internet.
Pengguna tidak perlu lagi merasa repot untuk mencari perangkat lunak keamanan tambahan secara terpisah dari penyedia layanan pihak ketiga. Kevin Ono dari Trend Micro menyambut baik kemitraan strategis ini demi mengamankan kehidupan digital masyarakat di seluruh segmen.
CBN kini memperkuat perannya sebagai agregator solusi keamanan siber yang lengkap bagi para pelanggan setia mereka. Perusahaan tidak lagi hanya dikenal sebagai penyedia layanan konektivitas semata, tetapi juga sebagai pelindung data pribadi pengguna.
Portofolio produk yang ditawarkan mencakup fitur pengecekan scam dan perlindungan identitas yang sangat krusial bagi keamanan data. Selain itu, pengguna juga mendapatkan akses ke jaringan privat virtual serta sistem keamanan khusus untuk perangkat seluler mereka.
Teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi andalan utama dalam sistem ini untuk mendeteksi ancaman secara otomatis dan waktu nyata. Fitur deteksi berbasis AI mampu memblokir upaya penipuan digital canggih serta serangan rekayasa sosial yang sangat kompleks.
Layanan terbaru ini juga menerapkan enkripsi setara standar perbankan untuk menjaga privasi data pengguna saat sedang mengakses internet. Teknologi tersebut sangat efektif dalam meminimalisir potensi kebocoran data pribadi, terutama saat pengguna terhubung melalui jaringan publik.
Fitur pemantauan web gelap turut disertakan untuk memberi peringatan jika data pribadi pengguna ditemukan bocor di situs-situs ilegal. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menyiapkan talenta keamanan siber yang lebih kompeten di masa depan.
Para orang tua juga sangat terbantu dengan kehadiran fitur kontrol orang tua untuk membatasi akses anak terhadap konten negatif. Mereka dapat mengatur penggunaan internet anak agar tetap aman dari berbagai pengaruh konten digital yang tidak pantas.
Satu lisensi keamanan canggih ini dapat digunakan untuk melindungi berbagai jenis perangkat elektronik mulai dari smartphone hingga komputer. Proses instalasi aplikasi ini dibuat sesederhana mungkin agar dapat dilakukan oleh siapa saja dengan sangat mudah.