AppsChina Berikan Lagi Izin, Industri Game Jingkrak-jingkrak Bahagia

China Berikan Lagi Izin, Industri Game Jingkrak-jingkrak Bahagia

Technologue.id, Jakarta – Setelah sembilan bulan dijeda terkait perizinan yang bikin industri game gelisah, regulator China akhirnya mulai putuskan peraturan baru buat game domestik sehingga bisa diterbitkan di dalam negeri lagi.

The National Press and Publication Association (regulator kebudayaan China untuk publikasi berita, cetak, dan web) akhirnya berikan izin buat 45 judul game pada hari Senin (11/4). Game-game tersebut adalah batch pertama game yang diizinkan sejak Juli lalu.

Sementara berita tersebut jadi angin segar buat industri game China, persetujuan datang terlambat untuk 14.000 perusahaan game yang batalkan pendaftaran selama pembekuan. Jeda persetujuan pengaturan rekor terakhir adalah pada 2018, yang berlangsung selama sepuluh bulan.

Hal itu jadi faktor berkurangnya volatilitas harga saham baru-baru ini. Investor baru-baru ini khawatir tentang peningkatan pembatasan tentang berapa lama anak di bawah umur diizinkan main game.

September lalu, raksasa game asal China, Tencent dan NetEase, bahkan kehilangan nilai saham senilai USD60 miliar. Itu delapan Bethesdas, atau hampir satu seluruh Activision Blizzard. Hari ini, saham NetEase dan Bilibili (perusahaan hosting video asal Cina yang juga penerbit game) naik 8% .

Salah satu alasan mengapa persetujuan baru ini begitu lama adalah karena pembatasan konten yang lebih ketat buat game yang bisa diakses oleh anak di bawah umur. Orang tua di Cina khawatir jika game mobile yang dimainkan oleh anak mereka bisa berdampak negatif pada masa depan dan kebiasaan anak-anak mereka.

Fenomena ini bahkan menimbulkan pasar abu-abu untuk menyewa akun hampir seminggu kemudian, yang bikin anak di bawah umur bisa hindari batasan waktu untuk bisa mainkan game populer, seperti Honor of Kings.

Karena hanya sekitar 1.200 lisensi game yang diberikan setiap tahun, developer game Cina didorong untuk tingkatkan kualitas game mereka.

Peraturan itu bikin para developer game Cina jadi lebih bersaing, dan beberapa perusahaan yang cerdas sudah memasuki pasar gamer yang mencari pengalaman premium dan kaya cerita untuk bersaing dapatkan lisensi. Namun, developer game indie yang lebih kecil harus berjuang lebih keras dengan perubahan arus yang konstan dalam peraturan yang berlaku.

Cuma 45 lisensi yang sudah diberikan sejauh ini, yang masih merupakan persentase kecil dari jumlah total game yang diizinkan buat diterbitkan di Cina setiap tahunnya. Semoga saja NPPA bisa menyamai atau melampaui sekitar 1.200 persetujuan yang khas untuk badan tersebut.

Related articles

Kode Redeem FF 20 Mei 2022, saatnya Menang dengan Item Gratisan

Technologue.id, Jakarta - Kode redeem FF (Free Fire) 20...

Kode Redeem FF 19 Mei 2022 Beri Banyak Gratisan Berfaedah untuk Survivor

Technologue.id, Jakarta - Garena Free Fire meluncurkan banyak update...

Update 2.0 PUBG Mobile Bawa Banyak Fitur dan Event Baru, Apa saja?

Technologue.id, Jakarta - Tencent merilis update terbaru ke game...

Hari Ini Tim PUBG Mobile Indonesia Berburu Medali SEA Games 2021

Technologue.id, Jakarta - Mulai hari ini, Tim Esports Indonesia...

Kode Redeem FF 18 Mei 2022 yang Masih Fresh untuk Diklaim

Technologue.id, Jakarta - Garena kembali menggoda survivor -pemain Free...