Technologue.id, Jakarta – Perusahaan lokal penyedia layanan data center, PT DCI Indonesia (DCI), mengumumkan pembangunan gedung data center ketiga sebagai salah satu bagian dari fasilitas hyperscale data center lokal terbesar di Indonesia.

Baca Juga:
Alibaba Cloud Resmikan Data Center di Indonesia

Dinamakan JK3, bangunan ini memiliki critical IT load sebesar 12 Megawatt (MW) dan mulai beroperasi pada awal tahun 2020 mendatang. Pembangunan JK3 merupakan salah satu rangkaian komitmen DCI untuk merampungkan fasilitas hyperscale data center campus seluas 8,5 hektar dengan total kapasitas lebih dari 150 MW, yang berlokasi di Cibitung, Jawa Barat.

Toto Sugiri, CEO DCIIC, mengatakan bahwa sebagai perusahaan Indonesia, DCI siap menjadi pionir yang menghadirkan fasilitas hyperscale data center terbesar di Indonesia.

Baca Juga:
Facebook Bangun Data Center Pertama di Asia Senilai Rp14,4 Triliun

Dalam beberapa tahun kedepan, Indonesia akan mengalami lonjakan permintaan terhadap kebutuhan hyperscale data center khususnya menjelang revolusi Industri 4.0. Transformasi teknologi digital seperti Cloud Computing, Big Data dan Internet of Things (IoT) akan menuntut pengolahan data berskala besar, sehingga dibutuhkan fasilitas data center yang handal, scalable, dan dengan keamanan tinggi.

“Dengan hadirnya fasilitas Gedung JK3 ini, kami ingin mempertegas komitmen dan keseriusan dalam mendukung perkembangan ekonomi digital Indonesia menjelang era revolusi industri 4.0,” ujar Toto.

Melonjaknya pertumbuhan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia, yang ditandai dengan 5 perusahaan unicorn hingga akhir 2019 ini, menjadi sebuah legitimasi bahwa kebutuhan cloud adalah suatu keniscayaan bagi keberlangsungan bisnis startup. Perusahaan berbasis Teknologi Informasi membutuhkan dukungan infrastruktur data center yang handal, scalable dan aman.