Technologue.id, Jakarta – RedDoorz, platform pemesanan dan manajemen hotel, mengumumkan bahwa mereka mendapatkan pendanaan awal sebesar US$ 70 juta atau lebih dari Rp900 miliar dari keseluruhan pendanaan Seri C.

Amit Saberwal, Founder dan CEO RedDoorz mengatakan, bahwa telah mengambil langkah tepat untuk membangun perusahaan unicorn di bidang teknologi yang berikutnya di Asia Tenggara.

“Dengan dukungan dari para investor baru, yang memiliki keahlian dalam membangun bisnis teknologi dan digital sukses di kawasan ini, kami berada pada posisi yang tepat untuk menjalankan strategi dan misi kami,” tuturnya.

Baca Juga:
Agoda Luncurkan Solusi Pesan Hotel Hemat 50%

Pendanaan ini dipimpin oleh Asia Partners, sebuah perusahaan ekuitas yang didirikan sejumlah eksekutif senior dengan rekam jejak sangat baik dalam meningkatkan skala perusahaan teknologi (Sea, Naspers, Bukalapak) secara global dan di seluruh wilayah operasi. RedDoorz adalah portofolio perusahaan teknologi pertama dari Asia Partners, yang berfokus pada investasi tahap pertumbuhan di bidang teknologi dan perusahaan berbasis teknologi di Asia Tenggara.

Dua investor terkemuka lainnya, Rakuten Capital dan Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund, juga bergabung dalam putaran pendanaan ini. Investor sebelumnya, Qiming Venture Partners dan International Finance Corporation (IFC) juga kembali memberikan dukungannya dengan ikut berpartisipasi.

Investasi Seri C startup ini dimulai tidak lama setelah RedDoorz mengumumkan pendanaan Seri B pada bulan April 2019 sebesar US$ 45 juta.

Dengan adanya pendanaan Seri C ini, RedDoorz telah mengumpulkan pendanaan sekitar US$ 140 juta sejak peluncuran pertamanya di tahun 2015. Kini, RedDoorz menjadi salah satu startup dengan pendanaan terbaik di Singapura khususnya dalam kategori perusahaan penyedia layanan akomodasi online yang terjangkau di seluruh Asia Tenggara.

Baca Juga:
Oyo Hotels Luncurkan Aplikasi Minim Kuota, Oyo Lite

“Kami menyambut dengan baik bergabungnya para investor baru yang berpengalaman dengan misi membangun RedDoorz sebagai brand perjalanan terjangkau dengan dukungan teknologi terdepan di Asia Tenggara. Babak baru pendanaan ini merupakan bukti pertumbuhan bisnis kami yang kuat dan posisi kepemimpinan pasar yang mampu kami bangun selama beberapa tahun terakhir. RedDoorz beroperasi di beberapa pasar paling dinamis di dunia dan kami melihat peluang yang luar biasa untuk terus mengembangkan platform kami dan berekspansi ke pasar baru,” lanjut Saberwal

RedDoorz akan menggunakan pendanaan baru ini untuk masuk ke pasar baru dan memperkuat posisi kepemimpinannya di kawasan ini dengan mengembangkan berbagai hal seperti teknologi, pengalaman pelanggan, sumber daya manusia serta investasi pemasaran. Sebagian besar dari hasil pendanaan terbaru ini akan digunakan untuk membangun pusat teknologi di Vietnam yang akan melengkapi pusat teknologi regional di India.

Perusahaan juga berencana untuk meningkatkan kualitas staf hotel dan program pelatihan bekerjasama dengan mitra hotelnya di Singapura, Indonesia, Vietnam dan Filipina dengan jumlah tenaga kerja sekitar 10.000 orang di seluruh kawasan tersebut.