ECS : Pasar Komputer Masih Belum Mati

  1. Technologue.id, Jakarta – Pasar komputer diprediksi banyak kalangan bakalan mati secara perlahan karena tergusur perangkat mobile yang kian pintar. Meski begitu, ECS tak patah semangat untuk tetap bermain di pasar komputer Indonesia.

Wieke Widianty, Marketing Communication ECS mengakui perangkat pintar seperti smartphone dan komputer tablet sudah memiliki fitur yang semakin mendekati komputer. Akan tetapi, menurut Wieke, masih banyak fitur komputer yang masih belum bisa digantikan oleh perangkat mobile.

“Kalau dilihat di pasaran memang sudah banyak smartphone yang punya fungsi membantu kerja penggunanya, hampir menyerupai komputer. Tapi sebenarnya masih banyak fitur komputer yang belum bisa digantikan perangkat mobile secara utuh, jadi pasar (komputer) masih ada dan kami masih optimis,” ujar Wieke saat ditemui Technologue.id.

Optimisme ECS bukan sekedar bualan, terlihat dengan peluncuran jajaran produk mini komputer terbaru besutannya, Liva XE dan Liva ZE. Kedua produk itu diklaim bakalan mampu memenuhi kebutuhan komputerisasi pasar yang sudah berubah.

“Pasar komputer memang banyak prediksi akan mati, tapi sebenarnya bukan mati melainkan perubahan kebutuhan. Jadi produk komputer harus berubah menyesuaikan kebutuhan pasar, makanya kami hadirkan produk Liva mini PC ini,” ujar Wieke.

Lebih lanjut Wieke memaparkan pasar yang masih membutuhkan komputer saat ini berada di kelas bisnis, akademik dan pemerintah. Bahkan, ia menyebutkan komputer semakin banyak diperlukan seiring makin tingginya adopsi teknologi di segala bidang.

“Di berbagai sektor yang berkenaan layanan publik komputer semakin dibutuhkan, lihat saja nomor antrian, digital display bahkan nantinya sekolah akan pakai ujian nasional berbasis komputer. Ke depannya mungkin akan semakin banyak aktivitas yang berbasis komputer, mini PC seperti Liva bisa jadi pilihan karena hemat daya dan tempat,” imbuh Wieke.

loading...