Technologue.id, Jakarta – Siapa tak kenal Elon Musk? CEO Tesla dan SpaceX itu dikenal sebagai orang yang penuh ide-ide mengejutkan tapi brilian. Di Twitter, pria 47 tahun itu pun aktif berinteraksi dengan warganet lain sambil sesekali melontarkan candaan.

Namun ternyata, popularitas Elon Musk ini dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab. Di Twitter belakangan, ramai beredar tweet-tweet iklan dari akun yang memakai nama dan foto Musk. Dalam cuitannya, Musk palsu itu mengaku ingin membagikan sejumlah uang kripto kepada para netizen secara cuma-cuma.

Elon Musk Berikan Uang Kripto Cuma-cuma buat Netizen?
Tweet penipuan mengatasnamakan Elon Musk (Ulwan Fakhri Noviadhista / Technologue.id)

Baca juga:

Twitter Kebobolan, DM 3 Jutaan Orang Bocor

Redaksi yang turut menjumpai tweet scam tersebut kini mencoba mengingatkan agar jangan sampai Anda terjebak oleh rayuan tipu-tipu itu. Sebab makin hari, scammer tersebut tampak lebih agresif dalam melakukan penipuan.

Belum lama ini, akun resmi studio film asal Inggris, @patheuk, diretas oleh scam cryptocurrency ini. Dengan centang biru tanda telah terverifikasi oleh Twitter dan nama yang menyerupai “Elon Musk” (walaupun huruf “L”-nya diganti oleh karakter lain yang mirip-mirip), cuitan ini sekilas tampak riil. Twitter pun tak bisa secara otomatis menandai tweet tersebut sebagai ancaman.

Elon Musk Berikan Uang Kripto Cuma-cuma buat Netizen?
Tweet scam di akun @patheuk yang diretas (source: BusinessInsider.com)

Baca juga:

Mata Uang Virtual Diminati, Mayoritas untuk Investasi

Barulah di hari Senin (05/11/2018), Pathe UK menghapus tweet itu dan mengeluarkan pernyataan resmi bahwa akunnya telah diretas dan tweet tersebut tidak ditulis oleh pihaknya.

Mengutip BusinessInsider.com (05/11/2018), Twitter menjelaskan bahwa impersonasi atau meniru individu lain adalah aktivitas terlarang di media sosial berlambang burung itu. Kendati tak secara gamblang mencoba merespons isu Elon Musk palsu ini, Twitter menyatakan pihaknya akan memberantas scam uang kripto.

Baca juga:

Google Persilakan Cryptocurrecy Beriklan Lagi, Karena Butuh Uang?

“Twitter juga telah secara substansial meningkatkan cara penanganan terhadap penipuan cryptocurrency di platform. Dalam beberapa minggu terakhir, user impression (untuk tweet spam) telah menurun 10 kali lipat, karena kami terus berinvestasi dalam alat yang lebih proaktif untuk mendeteksi aktivitas spam dan berbahaya. Ini adalah peningkatan yang signifikan pada tingkat tindakan sebelumnya,” jelas Twitter.