Ericsson Jajal Video Call via 5G di Batam

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Ericsson sebagai penyedia jaringan inti (core network) teknologi 5G menegaskan komitmennya dalam menerapkan teknologi informasi generasi kelima di Indonesia. Bersama Telkomsel, teknologi 5G Ericsson diuji coba di Telkomsel Grapari Centre, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (28/11).

Jerry Soper, President Director Ericsson Indonesia, mengatakan, “Hari ini kami sangat senang dapat menjadi yang pertama membawa teknologi 5G melalui video call bersama dengan Telkomsel dan di Batam.”

Baca Juga:
Telkom Gandeng Huawei Bentuk Proyek Riset dan Inovasi 5G

Dalam uji coba ini, Ericsson menampilkan berbagai use case yang ditujukan untuk kemajuan industri 5G di Indonesia antara lain, Smart Air Patrol, Immersive Collaboration dan Smart Surveillance.

Disebutkan aktivitas industri akan semakin efisien dengan hadirnya beragam fungsi drone yang didukung oleh koneksi 5G. Tingkat keamanan di bidang industri juga dapat semakin ditingkatkan dengan fitur face recognition menggunakan teknologi generasi kelima.

Selain itu, Ericsson juga menampilkan beberapa use case 5G yang cocok untuk individu selama uji coba 5G Telkomsel di Batam. Salah satunya adalah seamless gaming hasil kolaborasi dengan Skyegrid. 5G akan memungkinkan pengguna untuk bermain game berat tanpa perlu menggunakan perangkat canggih, karena menggunakan komputasi awan.

Pengguna dapat menikmati konten high definition dari game berat dengan hanya melakukan streaming. Selain itu, 5G juga menyediakan koneksi dengan kecepatan tinggi dan latensi rendah untuk mendukung respon diterima secara real-time.

Baca Juga:
Ericsson Pastikan Operator Migrasi ke 5G Berjalan Lancar

Berkolaborasi dengan Qlue, perusahaan ekosistem smart city, Ericsson siap untuk mendukung perkembangan smart city, khususnya dalam program keamanan melalui use case Smart Surveillance.

Jerry mengatakan bahwa nantinya akan ada hal yang akan muncul sama seperti di era 4G, contohnya aplikasi transportasi online. Di era 5G akan ada banyak aplikasi baru yang berdatangan dan belum diketahui apa. “hal ini terjadi karena 5G sangat menarik bagi industri aplikasi”.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories