Facebook Buka Lowongan untuk 3.000 Orang, Kerjaannya Cuma Lihat Video!

Facebook buka lowongan untuk 3000 orang (source: BBC)

Technologue.id, Jakarta – Facebook berencana menambah jumlah karyawan mereka sebanyak 3000 orang. Tugas yang diberikan adalah untuk membantu mereka dalam mencari video broadcast yang berisi penyebaran kebencian, eksploitasi anak, dan video yang berisi menyakiti diri sendiri.

Dikutip dari BBC (4/5/2017), langkah ini diambil Facebook karena telah kecolongan beberapa kali oleh pengguna yang melakukan video broadcast, yang sangat tidak sesuai dengan norma yang berlaku. Bahkan, sang pendirinya, Mark Zuckerberg sendirilah yang mengusulkan ide untuk menambah bantuan dalam memantau jejaring sosial ciptaannya.

Mark mengatakan, sangat menyakitkan ketika melihat orang-orang menyakiti dirinya sendiri, dan disiarkan secara langsung melalui fitur video broadcast yang ada di Facebook. Dengan menambah jumlah moderator yang bertugas memantau beragam video di lamannya, maka Mark meyakini jika pelaporan video yang bermasalah akan jauh lebih mudah dan lebih cepat tertangani.

Langkah Mark tersebut menyusul kasus di bulan April lalu, dimana seorang pria menyiarkan proses bunuh diri melalui fitur video broadcast di laman Facebook. Di bulan yang sama juga terdapat seorang pria asal Thailand yang membunuh bayi perempuannya, lalu membunuh dirinya sendiri, yang semua aktifitas tersebut disiarkan secara live di Facebook juga.

Mark menegaskan, 3000 staff tambahan tersebut akan bergabung dengan 4500 moderator yang ada saat ini. Tugas mereka juga sama, yakni memantau serta merespon laporan terkait video-video broadcast yang menyalahi aturan Facebook.

Tidak hanya menambah jumlah karyawan, Facebook saat ini juga diketahui tengah mengembangkan sebuah alat baru. Alat tersebut akan bertugas untuk mengelola jutaan laporan konten yang diterima setiap minggunya.

Baca juga:

Infinix S2 Pro dengan Kamera Depan Ganda Resmi Rilis di Indonesia

Pengguna Instagram Tumbuh Konsisten, Apa Rahasianya?

PhotoGrid 6.0 Resmi Rilis, Sasar Pengguna Sosial Media

loading...