Foodpanda Dicaplok Saudaranya Sendiri

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Oktober lalu, Foodpanda memastikan bahwa pihaknya sudah berhenti beroperasi di Indonesia. Layanan pesan-antar makanan online itu diyakini terpaksa hengkang karena kalah bersaing dengan kompetitornya, seperti Go-Food. Padahal, Foodpanda sudah hadir lebih dulu di Jakarta, tepatnya dari tahun 2012.

Akhir tahun ini, sebuah kabar tentang startup berlogo panda itu kembali muncul. Melansir DigitalNewsAsia (10/12/16), Foodpanda dikabarkan telah diakuisisi oleh Delivery Hero, layanan serupa yang berbasis di Berlin, Jerman, dan sudah mempunyai cabang di lebih dari 30 negara. Sayangnya, tak turut disebutkan nominal yang dilibatkan dalam akuisisi yang ditargetkan rampung sebelum 2017 tiba ini.

Dengan bertambahnya kekuatan mereka, Delivery Hero berharap bisa lebih mudah untuk go international. Sebab, Foodpanda juga hadir di beragam pasar, tepatnya di 22 negara, dengan menjadi market leader di 17 di antaranya.

Sekadar informasi, Delivery Hero bisa sebesar sekarang juga berkat campur tangan Rocket Internet. Mereka mulai berinvestasi di startup yang dipimpin oleh Niklas Östberg itu sejak 2015. Menariknya, Foodpanda juga di-support oleh Rocket Internet sedari tahun 2013. Hal ini pun membuat Foodpanda seperti diakuisisi oleh saudaranya sendiri.

Kira-kira, Delivery Hero berminat tidak ya untuk masuk ke Indonesia dan mengisi kekosongan yang ditinggalkan Foodpanda?

 

Baca juga:

Pakai Jasa Airfrov, Bisa Titip Belanja di Luar Negeri

Punya Keunikan, 5 Startup Ini Mungkin Akan Meledak Tahun Depan

Ramai-Ramai Turun ke Jalan, Supir Uber Minta Komisi Dinaikkan

- Advertisement -

Latest News

Related Stories