Technologue.id, Jakarta – Fujifilm belum lama ini mengumumkan kamera mirrorless terbarunya, X-T200 yang akan menggantikan X-T100 keluaran 2018. Hadir di kelas entry-level dengan jendela bidik elektronik, X-T200 masih terlihat sangat mirip dengan pendahulunya.

Dilansir dari The Verge (23/1/2020) perubahan fisik bisa dilihat dari bobotnya yang berkurang sebanyak 80g dan juga LCD vari-angle yang dapat diubah posisinya menghadap ke depan, ke bawah, ke samping dan sebagainya.

Baca Juga:
Penjelasan Huawei Soal Karyawan Terjangkiti Virus Corona

X-T200 ini masih menyematkan sensor APS-C 24-megapiksel, namun sekarang sudah memiliki Phase Detection AutoFocus (PDAF) untuk mode AutoFocus yang lebih baik. Selain itu, Fujifilm juga telah menambahkan sensor gyro untuk membantu stabilisasi kamera.

Kemudian, X-T200 juga sudah mendukung video HDR dan 1080p dengan kecepatan 120 framesi per detik. Untuk video 4Knya, Fujifilm juga telah meningkatkan frame rates dari yang mulanya 15fps menjadi 30fps guna menghasilkan video yang real.

Baca Juga:
Cara Menyelamatkan Smartphone yang Terendam Air

Bersamaan dengan itu, Fujifilm juga telah mengumumkan lensa prime X-mount yang dapat digunakan pada kamera X-T200. Diberi nama XC 35mm f / 2, lensa ini dikalim merupakan yang termurah dengan harga $ 199 atau setara Rp 2,7 jutaan.

Fuji sendiri akan menjual X-T200 dengan harga US$ 699,95 atau setara Rp 9,5 jutaan untuk body only dan $ 799,95 atau setara Rp 11 jutaan beserta lensa lensa power zoom 15-45mm f / 3.5-5.6. tersedia dalam tiga pilihan warna, silver, dark silver, and champagne kamera ini akan mulai dijual akhir Februari 2020.