Technologue.id, Jakarta – Awal tahun ini, sebagian besar wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat terkena dampak bencana alam banjir karena curah hujan yang cenderung tinggi.

Sebagian besar masyarakat mengalami dampak dari bencana ini, mulai dari kehilangan harta benda hingga kerusakan perangkat elektronik akibat terendam air, tidak terkecuali dengan smartphone.

Baca Juga:
Oppo Beri Benefit Perbaikan Smartphone Bagi Korban Banjir

Khusus smartphone, berikut tips dan trik yang bisa diandalkan bila terlanjur terendam air alias water damage.

Pertama, jangan langsung menggunakan ponsel. Sebaiknya matikan ponsel untuk menghindari konsleting atau arus pendek di ponsel yang dapat menyebabkan ponsel mati total.

Setelah itu, keringkan bagian luar ponsel dengan menggunakan kain lap yang kering.

Untuk bagian lubang jack 3.5mm, konektor charger, ataupun speaker dapat dikeringkan menggunakan pengering rambut. Gunakan hanya pada suhu dan kecepatan yang paling rendah, atur jaraknya untuk tidak terlalu dekat dengan ponsel. Pastikan seluruh cairan sudah kering.

“Mengapa hanya boleh suhu rendah? Karena suhu paling tinggi akan membuat air lebih masuk ke dalam dan akan membuat kerusakan komponen lainnya,” tutur Aryo Meidianto A, PR Manager Oppo Indonesia, saat meluncurkan Oppo We Care, di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Yang terakhir, jangan membongkar ponsel sendiri. Segera bawa ke service center terdekat agar dapat dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Baca Juga:
Oppo Mulai Pasarkan Reno2 Edisi Mickey Mouse

Oppo menggelar ‘Oppo We Care’ bagi pengguna smartphone Oppo yang memerlukan perbaikan akibat water damage.

Melalui Oppo We Care ini, seluruh pengguna smartphone Oppo akan mendapat benefit perbaikan akibat water damage diantaranya diskon 10% untuk penggantian komponen (misalnya motherboard) bagi konsumen yang terkena kasus water damage. Selain itu, mereka juga akan menerima gratis waterproof case apabila melakukan pergantian spare part baik yang masih dalam masa garansi atau pun yang sudah melewati masa garansi.

Periode program perbaikan berlangsung mulai hari ini 23 Januari sampai 2 Februari 2020.