Pernahkah Anda merasa bingung memilih tablet Apple karena batas antara seri "Air" dan "Pro" yang semakin tipis? Tahun ini, kebingungan itu mungkin akan semakin menjadi-jadi. Apple kembali membuat gebrakan dengan memperbarui lini tablet terpopulernya, membawa kekuatan pemrosesan kelas atas ke dalam bodi yang lebih ramping dan harga yang lebih bersahabat.
Hanya berselang satu tahun setelah peluncuran model M3, raksasa teknologi asal Cupertino ini resmi memperkenalkan iPad Air terbaru yang kini ditenagai oleh chip M4. Langkah ini seolah menegaskan ambisi Apple untuk menghapus celah performa antara perangkat kelas menengah dan flagship mereka. Menariknya, jika Anda melihat sekilas, Anda mungkin tidak akan menemukan perbedaan fisik apa pun dibanding pendahulunya.
Namun, jangan tertipu oleh tampilannya yang familiar. Di balik desain yang dipertahankan, terdapat perombakan internal masif yang menjanjikan lonjakan performa signifikan. Apple tampaknya ingin membuktikan bahwa Anda tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk mendapatkan mesin produktivitas yang mampu menangani tugas-tugas berat, mulai dari penyuntingan video hingga manajemen tugas berbasis kecerdasan buatan (AI).
Serigala Berbulu Domba: Performa M4 yang MenggilaPerubahan terbesar tentu saja terletak pada jantung pacunya. Apple memutuskan untuk "mengganti otak" tablet ini dari M3 ke M4, sebuah langkah yang diklaim membawa peningkatan kecepatan hingga 30% dibandingkan model sebelumnya. Bob Borchers, VP Pemasaran Produk Seluruh Dunia Apple, menyebut bahwa iPad Air memberikan lebih banyak cara bagi pengguna untuk menjadi kreatif dan produktif.
Tidak hanya soal prosesor, Apple juga melakukan peningkatan krusial pada sektor memori. Di tengah tren industri di mana banyak perusahaan menaikkan harga akibat kelangkaan RAM, Apple justru bermurah hati. iPad Air M4 kini dibekali dengan memori 12GB—meningkat 50% dari generasi sebelumnya—serta bandwidth memori sebesar 120GB/s. Peningkatan ini sangat vital untuk Chip M4 agar dapat berjalan optimal, terutama saat menangani fitur multitasking di iPadOS 26.
Dengan spesifikasi tersebut, tablet ini dirancang untuk terasa lebih responsif dan siap melahap fitur-fitur AI yang semakin menuntut daya komputasi tinggi. Ini adalah strategi cerdas Apple untuk memastikan perangkat mereka tetap relevan di era komputasi modern tanpa harus mengubah bentuk fisik perangkat secara radikal.
Konektivitas Warisan Sang KakakSelain performa mentah, iPad Air M4 juga mewarisi "DNA" dari iPad Pro M5 dalam hal konektivitas. Tablet ini telah mengadopsi dukungan Wi-Fi 7 serta chip konektivitas proprietary Apple, yakni chip jaringan nirkabel N1 dan modem C1X. Kehadiran komponen ini menjanjikan komunikasi data yang lebih cepat dan stabil.
Integrasi chip baru ini juga memungkinkan fitur ekosistem yang lebih canggih. Wi-Fi dan Bluetooth kini bekerja lebih mulus antar perangkat Apple. Selain itu, fitur privasi untuk menyembunyikan lokasi dari operator—yang baru saja diperkenalkan pada pembaruan iOS 26.3—kini dapat dinikmati di lebih banyak produk, termasuk iPad Air ini. Bagi Anda yang menantikan Mac Terbaru dengan teknologi serupa, iPad Air ini bisa menjadi gambaran awal kecanggihan konektivitas yang ditawarkan Apple.
Baca Juga:
Jika ada satu hal yang mungkin membuat calon pembeli sedikit kecewa, itu adalah desainnya yang stagnan. Apple bahkan menggunakan beberapa citra produk yang sama dari model M3 di halaman produk mereka. Secara eksternal, iPad Air M4 hampir tidak bisa dibedakan dari dua generasi sebelumnya. Fokus Apple kali ini murni pada perombakan internal, bukan estetika.
Selain itu, kapasitas penyimpanan dasar masih menjadi titik perdebatan. Sementara iPad Pro memulai penawarannya dengan 256GB, iPad Air M4 masih bertahan dengan varian dasar 128GB. Bagi pengguna profesional yang bekerja dengan file besar, ini mungkin terasa membatasi, meskipun harganya jauh lebih terjangkau dibandingkan iPad Pro M5. Rumor mengenai Layar OLED pada seri non-Pro juga belum terwujud di model Air kali ini.
Apple memposisikan iPad Air M4 sebagai alternatif yang "bernilai fantastis" bagi mereka yang menginginkan performa mendekati Pro namun dengan harga lebih masuk akal. Model 11 inci dibanderol mulai dari $599 (sekitar Rp9 jutaan sebelum pajak), sedangkan versi 13 inci tetap di harga $799. Kabar baiknya, tablet ini mendukung aksesoris yang sama dengan iPad Pro, seperti Magic Keyboard ($269) dan Apple Pencil Pro ($129).
Bagi pengguna yang masih menggunakan model lama, ini adalah waktu yang tepat untuk beralih. Namun, perlu dicatat bahwa model M1 dan M3 pun sebenarnya masih sangat mumpuni menjalankan iPadOS 26. Pre-order untuk iPad Air M4 dibuka mulai Rabu, 4 Maret, dengan peluncuran resmi di toko pada 11 Maret. Apakah Anda siap mengganti perangkat lama Anda, atau masih setia menunggu desain baru yang mungkin hadir di masa depan?