Baca juga:
Pengguna Go-Jek Gagal Log-In Setelah Log-Out Tiba-Tiba, Ada Apa?
“Kami melihat LOKÉT sebagai perusahaan yang terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi dalam pengalamannya menangani berbagai kebutuhan event and entertainment,” jelas Nadiem Makarim, CEO Go-Jek. "Nantinya, kolaborasi ini akan dapat memberikan berbagai layanan yang bisa membantu promotor menyelesaikan berbagai permasalahan utama event. Misalnya, distribusi tiket, pengaturan penonton, hingga memberikan sensasi entertainment yang inovatif," imbuhnya, dalam keterangan resmi yang disampaikan pada redaksi (08/08/17).Baca juga:
Go-Jek Buka Cabang ke Singapura?
Sementara itu, pihak LOKÉT, seperti diwakili penjelasan dari Edy Sulistyo sang CEO sekaligus co-founder, mengaku kerja sama dengan Go-Jek ini akan membuat mereka lebih bisa mendukung banyak event, dari festival, workshop, seminar, dan film. Teknologi pembayaran non-tunai dari Go-Jek pun dapat membuat transaksi semakin mudah dan membantu promotor menambah pendapatan.Baca juga:
LOKÉT sendiri sudah berdiri sejak 2013 dan menangani lebih dari 80 persen pertunjukan musik skala besar di Indonesia. Setelah akuisisi ini, tidak ada perubahan dalam manajemen dan operasional LOKÉT. Praktis, perusahaan yang sudah mendapat pendanaan East Ventures dan Sovereign’s Capital itu akan tetap beroperasi secara independen.