Jakarta — Pemilik Google Pixel telah menghabiskan sebagian besar tahun 2026 menyaksikan baterai ponsel mereka terkuras tanpa alasan yang jelas. Keluhan tentang konsumsi daya Google Pixel ini mencuat tajam setelah Pixel Feature Drop pada Maret 2026 lalu.
Meski Google tidak pernah memberikan penjelasan resmi, teori yang paling banyak dipercaya adalah adanya masalah yang membuat ponsel Pixel tidak bisa masuk ke mode Deep Doze. Mode hemat daya khusus ini sebenarnya sudah tertanam di Android sejak versi 7.0 Nougat.
Fungsi utama Deep Doze adalah memperpanjang masa pakai baterai dengan menidurkan aplikasi dan proses latar belakang saat tidak digunakan. Namun, jika perangkat tidak pernah diizinkan masuk ke mode tersebut, daya baterai akan terus terkuras dengan cepat.
Sekarang, Google mengklaim telah akhirnya memperbaiki masalah tersebut. Perusahaan menandai bug yang berlangsung berbulan-bulan ini sebagai 'Fixed' pada issue tracker publik mereka.
Menurut laporan Android Authority, patch untuk bug ini telah dikirim bersamaan dengan pembaruan Pixel bulan Juli. Pembaruan tersebut ditujukan untuk perangkat Pixel 9 dan Pixel 10, sementara Pixel 8a dan Pixel 9a dijadwalkan menerimanya pada September mendatang.
Meski terdengar seperti kabar baik di permukaan, ada masalah yang perlu diperhatikan. Para pengguna sudah mulai ramai mengeluh di Reddit bahwa masalah ini masih terus berlanjut. Mereka mengaku tidak mengalami perubahan signifikan setelah pembaruan tersebut dirilis.
Kenyataan bahwa orang-orang masih mengalami masalah setelah perbaikan diklaim sudah dilakukan tentu cukup memprihatinkan. Namun, itu pun bukanlah keseluruhan cerita yang sebenarnya terjadi di lapangan.
Yang lebih memperparah situasi, tidak ada satu pun penyebutan tentang perbaikan idle drain dalam catatan patch terbaru dari pembaruan Juli tersebut. Hal ini menambah skeptisisme terhadap perbaikan yang diusulkan, karena seharusnya Google dengan jelas mengiklankan perbaikan semacam ini.
Bug ini pertama kali muncul tidak lama setelah pembaruan Pixel bulan Maret, ketika seorang pemilik Pixel 9 Pro XL melaporkan temuannya di Google Issue Tracker. Pengguna tersebut menelusuri masalahnya ke salah satu subsistem pada perangkat yang gagal memasuki kondisi daya rendah.
Kegagalan tersebut memicu gangguan perangkat keras yang terus-menerus, sehingga mencegah prosesor ponsel untuk mencapai mode Deep Doze. Akibatnya, baterai terus terkuras meskipun ponsel sedang tidak digunakan sama sekali.
Yang membuat masalah ini semakin menjengkelkan adalah fakta bahwa ini bukan pertama kalinya ponsel Pixel mengalami masalah dengan sistem Doze. Sebelumnya, Android 16 juga pernah merusak fitur Doze, dan Google membutuhkan waktu cukup lama untuk mengembalikannya berfungsi dengan benar.
Baca Juga:
Sayangnya, dengan perbaikan yang diklaim tidak memberikan banyak perbedaan pada perangkat pengguna, pemilik Pixel mungkin harus menunggu lebih lama lagi. Mereka masih harus bersabar menghadapi idle battery drain yang mengganggu sejak bulan Maret lalu.
Ini bukan pertama kalinya bug berkepanjangan menghantui pengguna Google Pixel. Pengguna Pixel masih menunggu perbaikan untuk bug yang mencegah ponsel melakukan panggilan darurat 911, yang sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir.
Selain itu, ada beberapa masalah lain yang perlu diperbaiki Google di Android 17, dan masalah baterai ini hanyalah salah satunya. Perusahaan juga masih harus berbenah untuk meningkatkan kualitas sistem operasi mereka secara keseluruhan.
Meskipun pengguna mungkin kecewa mendengar klaim perbaikan yang tidak sesuai kenyataan, ada kemungkinan masalah ini sebenarnya lebih dalam dari sekadar teori Deep Doze. Teori tersebut memang telah mendapatkan perhatian luas dalam beberapa bulan terakhir, namun belum tentu menjadi akar permasalahan sebenarnya.
Mengingat komunitas Pixel yang semakin besar dan vokal di Reddit serta platform lainnya, kecil kemungkinan Google mencoba menyembunyikan masalah ini dari penggunanya. Perusahaan teknologi tersebut tentu menyadari reputasi mereka dipertaruhkan dalam isu yang sudah berlarut-larut ini.
Sampai Google menemukan perbaikan yang sebenarnya dan merilisnya ke publik, pengguna kemungkinan besar akan terus mengalami pengurasan baterai yang cepat. Untuk informasi lebih lanjut tentang hemat baterai Maps, kamu bisa membaca artikel lainnya di Technologue.id.