Technologu.id, Jakarta – Grab mengumumkan penunjukkan Neneng Goenadi sebagai managing director Grab Indonesia. Neneng menggantikan posisi Ridzki Kramadibrata yang kini menjadi presiden Grab Indonesia.

Selama masa transisi enam bulan, Neneng akan fokus mengelola segmen transportasi. Ia mengaku sangat senang dengan menjadi bagian dari Grab Indonesia.

“Saya telah melihat langsung bagaimana teknologi dapat mentransformasi serta memperbaiki kehidupan dan bisnis dalam berbagai aspek. Ini merupakan waktu yang sangat baik untuk bergabung dengan Grab, yang telah secara langsung memperbaiki kehidupan jutaan masyarakat di Indonesia,” jelas Neneng dalam keterangan resmi.

Baca Juga:
Grab Sukses Tembus 3 Miliar Perjalanan di Awal 2019

- Advertisement -

Dengan jabatan barunya, Neneng akan fokus meningkatkan layanan korporasi Grab untuk melayani pengemudi dan karyawan.

Sebelum bergabung dengan Grab, Neneng menghabiskan 30 tahun pengalamannya memimpin bisnis Accenture di Indonesia sebagai Country Managing Director selama lebih dari 5 tahun, dan telah bergabung dalam perusahaan ini selama hampir tiga dekade.

Di Accenture, Neneng juga pernah menjabat sebagai Head of Inclusion and Diversity Asia Pasific untuk Industry Resources dan Head of Human Capital and Diversity ASEAN.

Baca Juga:
Grab Lepas 60 Mitra Driver Berangkat Umroh

Sementara itu dengan peran barunya, Ridzki Kramadibrata akan fokus menangani hubungan pemerintahan untuk ranah keamanan dan dampak sosial.

Ridzki juga akan mengambil peran strategis untuk menciptakan lebih banyak sinergi antara berbagai bisnis dan mitra perusahaan untuk membangun satu ekosistem digital yang akan memberikan layanan terbaik bagi pelanggan di Indonesia.

“Kami akan bermitra dengan pemerintah untuk membantu Indonesia menciptakan lebih banyak lapangan kerja, mendorong pertumbuhan startup dan ekonomi, serta menempatkan Indonesia di peta dunia,” kata Ridzki.

Grab saat ini beroperasi di 222 kota di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Grab memimpin pasar ​ride-hailing di Indonesia dengan 60 persen pangsa pasar di segmen kendaraan roda dua dan 70 persen pangsa pasar di segmen kendaraan roda empat.

Grab menawarkan layanan pengiriman makanan, barang belanjaan dan paket, pembayaran tagihan serta pengisian pulsa via mobile, dan layanan finansial. Di 2019, Grab juga akan menawarkan layanan hiburan, travel, dan kesehatan online.