HarmonyOS 2.0, Penantang Android dari Huawei

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Huawei telah menetapkan diri untuk mengganti sistem operasi Android setelah Amerika Serikat memblokir kemitraannya dengan Google. Perusahaan pun sangat percaya diri mengembangkan sistem operasi alternatif bernama Harmony yang diumumkan dua tahun lalu.

Saat itu, Huawei mengklaim bahwa HarmonyOS 2.0 mampu mendukung aplikasi yang sama seperti yang dinikmati pelanggan di Android melalui Play Store. Namun, ternyata raksasa teknologi asal Tiongkok itu hanya menyalin versi Android yang lebih lama dan memodifikasi Emotion UI (EMUI) di atasnya. Seperti itulah yang diungkap oleh Ron Amadeo dari Ars Technica.

Dilansir dari Tech Spot (3/2/2021), Ron Amadeo mendapatkan Software Development Kit (SDK) HarmonyOS 2.0 dan dapat mencoba emulator perangkat secara “jarak jauh”. Ia menceritakan, bahwa untuk mendapat akses ini, dirinya melakukan pemindaian paspor, KTP, SIM, dan kartu bank, serta menjalani pemeriksaan latar belakang selama dua hari. Menurutnya, Huawei menerapkan aturan yang ketat. Namun karena nilai sosial Amadeo cukup tinggi, Ia pun memiliki hak istimewa untuk menyelami sistem operasi seluler “serba baru” Huawei tersebut.

Baca Juga:
Huawei Rilis Daftar Perangkat yang Bisa Gunakan Harmony OS

Setelah mengoprek sistem operasi cross-platform itu, Amadeo merasa hampir tidak ada perbedaan antara OS Harmony (alias Hongmeng OS di China) dan Google Android 10.

Sesuai experience-nya, HarmonyOS 2.0 memiliki citarasa Android 10 dengan antarmuka EMUI, yang persis seperti yang Huawei telah benamkan dalam jajaran ponsel cerdas terbarunya. Menyalin Android memang cukup mudah, karena platform ini open source.

Halaman “About” tidak memiliki referensi ke Android. Kemudian, pada laman “App info” di aplikasi sistem “HarmonyOS System”, terlihat bahwa OS tersebut merupakan versi ke-10. Sejumlah file sistem juga tercatat masih menggunakan nama “Android”, seperti “com. android.carrierconfig”. Lainnya ada yang bernama “HarmonyOS”.

Dalam dokumentasinya, Huawei membual tentang format aplikasi baru yang sebenarnya hanyalah file .apk dengan ekstensi “.hap”, yang merupakan singkatan dari “Harmony OS Ability Package”. Membuat paket “.hap” adalah proses yang sama seperti membuat aplikasi yang menargetkan Android API level 29 – dengan kata lain, Android 10. SDK Huawei adalah salinan karbon dari SDK Android Studio Google, tetapi perusahaan berhati-hati untuk tidak menyebutkannya di bagian manapun dari dokumentasi.

Baca Juga:
Ada HarmonyOS, Huawei Tetap Pertahankan Android?

Intinya, sistem operasi proprietary ini tidak terlihat seperti yang dilakukan oleh perusahaan lain seperti Amazon dengan fork Android (Fire OS) mereka sendiri, atau dalam proyek Samsung dengan Tizen yang dibangun dari awal sebagai sistem operasi seluler berbasis Linux.

Ketika Huawei mengungkapkan Harmony OS 1.0, perusahaan menggambarkannya sebagai “berbasis mikrokernel, OS terdistribusi untuk semua skenario,” yang merupakan sistem operasi cross-platform untuk berfungsi di smartphone, smart TV, head unit pada mobil, sampai smartwatch.

Huawei bermaksud untuk merilis Harmony OS 2.0 bersama ponsel andalan berikutnya akhir tahun ini, dan pada saat itu akan menghapus semua referensi Android.

- Advertisement -

Latest News

Mantan petinggi Grab dan Tokopedia Galang Pendanaan US$5.6 Juta

Technologue.id, Jakarta - Wagely, sebuah platform kesejahteraan keuangan yang menawarkan Earned Wage Access (EWA) atau akses upah instan, mengumumkanpengumpulan pendanaan sebesar US$5,6...

Waduh, Server EA Kena Hack dan Curi Kode Penting Game!

Technologue.id, Jakarta - Server Electronic Arts (EA), perusahaan game besar dari Amerika Serikat, kena bobol peretas (hacker). Aksi itu diduga terjadi pada...

PUBG MOBILE Rilis Mode Baru “Traverse Insectoid”

Technologue.id, Jakarta - PUBG Mobile rilis mode baru bernama Traverse Insectoid. Di mode ini, pemain bakal ikut dalam pertempuran rudal dengan kondisi menyusut...

Inisiatif ‘Hyperlocal’ Tokopedia Dorong UMKM Palembang Raup Untung Ratusan Juta

Technologue.id, Jakarta - Inisiatif 'Hyperlocal' Tokopedia kian membawa dampak positif bagi pegiat usaha lokal di Indonesia. Pempek Cek Dung dan Pabrik Kerupuk...

Sony Luncurkan Drone Airpeak S1, Bisa Terbang Hingga 90 Km/Jam

Technologue.id, Jakarta - Sony resmi meluncurkan drone Airpeak pertamanya. Adalah Airpeak S1, drone ini ditujukan untuk pembuatan film profesional.

Related Stories