Technologue.id, Jakarta – Pada ajang konferensi pengembang tahunannya yang digelar hari ini di Tiongkok, Huawei resmi memperkenalkan sistem operasi terbaru, HarmonyOS 7, yang membawa pembaruan besar pada desain antarmuka, kemampuan kecerdasan buatan (AI), serta peningkatan performa untuk berbagai perangkat dalam ekosistem Huawei.

HarmonyOS 7 akan tersedia untuk smartphone, tablet, komputer, perangkat wearable, hingga perangkat Internet of Things (IoT), memperkuat visi Huawei dalam membangun pengalaman lintas perangkat yang lebih terintegrasi.

Salah satu perubahan paling mencolok pada HarmonyOS 7 adalah hadirnya desain visual baru yang mengusung banyak elemen transparan dan efek kaca. Tampilan ini mengingatkan pada konsep antarmuka "Liquid Glass" yang belakangan populer di industri teknologi.

Huawei menghadirkan efek visual tiga dimensi yang memungkinkan berbagai adegan ditampilkan secara dinamis di layar perangkat, terutama pada area lock screen. Sistem ini dirancang untuk memberikan pengalaman visual yang lebih hidup dan interaktif bagi pengguna.

Elemen antarmuka seperti tombol, slider, dan berbagai komponen sistem lainnya juga mendapatkan sentuhan desain baru dengan efek menyerupai kaca, menciptakan tampilan yang lebih modern dan premium.

Sejalan dengan tren industri teknologi global, Huawei menempatkan kecerdasan buatan sebagai salah satu fokus utama dalam HarmonyOS 7.

Perusahaan memperkenalkan integrasi AI berbasis agen yang kini tertanam langsung dalam asisten digital sistem. Berbeda dengan asisten AI konvensional, teknologi ini diklaim mampu memahami lebih banyak perintah dalam aplikasi dan menyelesaikan tugas yang lebih kompleks secara otomatis.

gsmarena 002 7 1024x568

Huawei juga menghadirkan berbagai fitur pengeditan foto berbasis AI yang memungkinkan pengguna melakukan penyempurnaan gambar dengan lebih mudah dan cepat.

Selain itu, perusahaan memperkenalkan HarmonyOS Intelligent Agent Framework 2.0 yang dibangun di atas konsep "intent as a service". Meski Huawei belum menjelaskan secara rinci makna istilah tersebut, framework baru ini diklaim mampu meningkatkan kemampuan AI dalam memahami kebutuhan pengguna dan mengeksekusi berbagai tugas secara lebih efisien.

Huawei menyebut tingkat keberhasilan eksekusi tugas pada framework terbaru ini mencapai lebih dari 90 persen, sebuah peningkatan yang menurut perusahaan menjadi langkah penting dalam pengembangan teknologi AI berbasis agen.

Selain pembaruan visual dan AI, HarmonyOS 7 juga membawa peningkatan performa sistem secara keseluruhan.

Huawei mengklaim sistem operasi terbaru ini menawarkan peningkatan kinerja hingga 15 persen dibandingkan HarmonyOS 6.1. Meskipun perusahaan belum menjelaskan secara detail metode pengujian yang digunakan, peningkatan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih cepat dan responsif, baik saat membuka aplikasi, berpindah antar tugas, maupun menjalankan game.

Optimalisasi ini juga menjadi bagian dari upaya Huawei untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih mulus di seluruh perangkat dalam ekosistem HarmonyOS.

Huawei mengumumkan bahwa versi beta pengembang HarmonyOS 7 mulai tersedia hari ini untuk sejumlah perangkat yang memenuhi syarat.

Sementara itu, versi final untuk pengguna umum dijadwalkan meluncur pada musim gugur tahun ini. Jadwal peluncuran tersebut mengikuti pola yang umum digunakan oleh sejumlah perusahaan teknologi besar dalam merilis pembaruan sistem operasi tahunan mereka.