Baca juga:
Awas, Ini 3 Kompetitor Terberat Huawei Mate 20 Pro di Indonesia!
“4G dan 5G sebenarnya menggunakan infrastruktur yang tak berbeda. Hanya berbeda pada penggunaan spektrum frekuensi yang memungkinkan kecepatan, kapasitas, dan jangkauan yang lebih luas,” ujar vannes, di Ubud, Bali. Menariknya lagi, Vannes juga menjelaskan kalau infrastruktur atau perangkat yang ada saat ini sebenarnya dibuat untuk mampu mendukung teknologi seluler mulai dari 2G, 3G, dan 4G. Semuanya bergantung pada software yang digunakan.Baca juga:
Begitu pun dukungan terhadap teknologi 5G. Perangkat yang ada sekarang juga dimungkinkan untuk mendukung standar baru teknologi seluler tersebut. Tapi tentunya asalkan dilakukan penyesuaian di sisi software. “5G itu adalah konsep untuk kebutuhan data yang lebih besar. 5G juga sebenarnya bisa diterapkan dengan infrastruktur saat ini. Namun penerapannya harus diiringi dengan melakukan upgrade di sisi software, dan mungkin juga beberapa bagian hardware,” kata Mohamad Rosidi, Senior Expert Strategy & Business Development Huawei Indonesia.