Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Huawei MateBook X Pro 2022 Secara Global
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Huawei mengadakan acara peluncuran Smart Office global. Perusahaan meluncurkan berbagai produk, salah satunya MateBook X Pro top-of-the-line dengan peluncuran Huawei MateBook X Pro 2022.

Huawei MateBook X Pro menampilkan bodi metalik yang menenangkan kulit dengan berat hanya 1,26 kg. Salah satu daya tarik utama laptop ini adalah layar sentuh 14,2 inci 3,1K (3120 x 2080 piksel) yang menawarkan akurasi warna E <1, gamut warna P3 dan sRGB dan dapat menghasilkan 1,07 miliar warna.

Baca Juga:
Ulefone Armor 15 TWS Earbuds Segera Meluncur di Kickstarter

Menariknya, Huawei MateBook X Pro 2022 memiliki sertifikasi Intel Evo dan dilengkapi dengan Prosesor Intel Core i7-1260P atau i5-1240P Generasi ke-12 dan arsitektur hybrid baru yang mendukung 4 Performance-Core yang didedikasikan untuk tugas intensif dan 8 Efficient-Core yang menghemat daya selama pekerjaan sehari-hari.

Huawei MateBook X Pro memiliki memori LPDDR5 16GB dan SSD PCIe NVMe hingga 1 TB untuk meningkatkan kecepatan transfer data.

Untuk pembuangan panas, kipas Dual Shark Fin dan desain asupan udara tiga dimensi pada MateBook bekerja dengan modul pembuangan panas VC berkinerja tinggi untuk mencakup lebih banyak area pembuangan panas, meningkatkan efisiensi pembuangan panas.

Tak hanya itu, akselerator Super Trube dengan sempurna mengalokasikan sumber daya secara real time, memberikan kinerja yang baik.

Baca Juga:
Google Menambahkan Tampilan Udara Seperti Flyover Ke Maps

Laptop ini memiliki pengaturan enam speaker yang ditenagai oleh Huawei Sound. Selain itu, touchpad sensitif tekanan area penuh menyediakan berbagai gerakan untuk aksesibilitas yang mudah. Fitur lainnya termasuk dukungan SuperCharge 90W, port Thunderbolt 4 ganda, dan dukungan Wi-Fi 6E.

SHARE:

Garena Undawn Hadirkan Patch Baru, Ajak Pemain Taklukan Kegelapan di Stygian City

Gara-gara Ini, Kominfo Ancam Denda Platform Digital Sebesar Rp500 Juta