Technologue.id, Jakarta – Hilangnya nama Leica pada bodi smartphone flagship Huawei P30 dan P30 Pro mengundang segudang tanya. Tak ada jejak logo produsen kamera premium asal Jerman itu menimbulkan keraguan mengenai keberlangsungan kerja sama antara kedua perusahaan tersebut.

Kerja sama antara Huawei dengan Leica sudah dimulai sejak smartphone seri P9 keluar sejak 2016. Sejak saat itu, nama Leica menempel pada bodi sejumlah smartphone Huawei. Sebut saja seri P, yakni P10, P20, serta seri Mate, yaitu Mate 9, 10, dan 20.

Baca Juga:
Duh, Hasil Kamera Huawei P30 Kok Di-posting Pakai iPhone

Berdasarkan laporan dari ZDnet (5/7/2018), kesepakatan ini bersifat eksklusif, di mana akan selalu terukir nama Leica dan signature ‘red dot’ di bagian belakang perangkat Huawei. Namun, pada seri P30, nama Leica yang menempel di bodi smartphone Huawei tidak disertai lambang dot merah layaknya logo Leica. Huawei justru menempatkannya pada kemasan.

Lenyapnya logo Leica di belakang ponsel bukan berarti kontrak kolaborasi diantara keduanya telah berakhir. Setidaknya masih menyisakan setahun ke depan. Jangka waktu kerjasama antara Huawei dan Leica dilaporkan terjalin selama empat tahun terhitung produk smartphone pertama, yakni P9 di 2016.

Baca Juga:
Mahal! Huawei P30 Dibanderol Sampai Rp20 Juta

Sepertinya Leica pun tidak mudah untuk melepas ikatan kemitraan dengan Huawei. Leica diuntungkan dengan status Huawei sebagai produsen smartphone nomor dua terbesar di dunia.

Langkah ini seolah menjadi langkah awal Leica untuk mengembangkan sayapnya ke industri smartphone, setelah teknologi kamera belakangan ini sudah mulai berevolusi ke pasar mobile.

Khusus di P30 Pro, Leica membenamkanĀ konfigurasi empat kamera belakang dengan susunan: kamera utama 40MP, 27mm, f/1.6, OIS, kamera ultra-wide 20MP, 16mm, f/2.2, kamera elephoto 8MP, 125mm, f/3.4, OIS, dan kamera Time-of-flight (ToF) untuk depth detection.