Technologue.id, Jakarta – Pada ajang Huawei Developer Conference yang baru-baru ini digelar, Huawei meluncurkan HarmonyOS, yaitu sistem operasi terdistribusi-mikro baru yang dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang kohesif di semua perangkat dan kebutuhannya.

Richard Yu, CEO dari Huawei Consumer Business Group menjelaskan tentang latar belakang dari pengembangan OS terbaru ini.

Baca Juga:
10 Megatrend Teknologi Tahun 2025 Menurut Huawei

“Kita memasuki hari dan era dimana orang-orang menginginkan pengalaman cerdas yang menyeluruh dalam semua perangkat dan kebutuhan yang ada. Untuk mendukung hal ini, kami merasa sistem operasi smartphone harus berimprovisasi. Kami membutuhkan OS yang mendukung semua kebutuhan, yang dapat digunakan di berbagai rentang perangkat dan platform, dan dapat memenuhi kebutuhan permintaan konsumen yang laten dan tingkat sekuritas yang tinggi.”

“Ini adalah tujuan kami mengembangkan HarmonyOS,” lanjutnya.

Menurut paparannya, HarmonyOS benar-benar berbeda dari Android dan iOS. Ini adalah sistem operasi yang terdistribusi berbasis mikrokernel yang memberikan pengalaman lancar di semua skenario yang mungkin terjadi.

“Sistem ini memiliki arsitektur yang terpercaya dan aman, serta mendukung kolaborasi tanpa batas antar perangkat. Anda dapat menginstall aplikasi Anda sekali saja di satu perangkat, kemudian perbaharuan aplikasi tersebut akan secara fleksibel dilakukan di perangkat yang berbeda,” ungkap Yu.

Biasanya, sistem operasi terbaru dirilis bersamaan dengan tipe perangkat yang baru. Pada 10 tahun yang lalu, Huawei melihat masa depan dimana kecerdasan dapat dengan mudah diintegrasikan dengan semua aspek kehidupan, dan dimulai dengan menjelajahi banyak hal yang bisa memberikan pengalaman tersebut – yang akan melampaui batas ruang fisik dan menjangkau berbagai perangkat hardware dan platform yang tersedia.

Baca Juga:
Di Tengah Perang Dagang, Begini Laporan Pendapatan Huawei

HarmonyOS adalah sistem operasi yang ringan, cocok dengan sistem operasi yang kuat, dan sistem ini mampu digunakan untuk perangkat cerdas seperti jam kecil, sistem dalam kendaraan, dan pengeras suara.

Melalui implementasi ini, Huawei memiliki tujuan untuk mendirikan ekosistem diantara perangkat yang terintegrasi, menciptakan lingkungan runtime yang aman dan dapat diandalkan, dan menyajikan pengalaman kecerdasan holistik diantara semua interaksi perangkat.

HarmonyOS 1.0 akan diadopsi pertama kali di produk layar cerdas, dimana perangkat ini akan diluncurkan di akhir tahun ini. Sepanjang tiga tahun kedepan, HarmonyOS dapat dioptimalisasikan dan secara berkala di adopsi ke berbagai perangkat cerdas, meliputi wearables, Huawei Vision, dan unit lainnya.

Kesuksesan HarmonyOS bergantung pada ekosistem dinamik dari aplikasi dan pengembangnya. Untuk mendorong adopsi yang lebih luas, Huawei akan merilis HarmonyOS sebagai platform terbuka di seluruh dunia. Huawei juga akan mendirikan wadah komunitas untuk mendukung kolaborasi yang lebih dalam dengan para pengembang.

Tiongkok merupakan rumah bagi ekosistem aplikasi kuat dan dasar pengguna yang masif. Selanjutnya, Huawei akan menerapkan HarmonyOS di pasar Tiongkok, dan kemudian mengembangkannya lebih jauh ke ekosistem global.

“Kami percaya HarmonyOS akan merevitalisasi industri dan memperkaya ekosistem,” kata Richard Yu.