Imoo Watch Phone Z6 Pamer Flip Camera Anti Patah

Technologue.id, Jakarta – Imoo telah meluncurkan smartwatch barunya yang bernama Imoo Watch Phone Z6 ke pasar Indonesia pada pertengahan November lalu. Jam tangan khusus anak-anak ini menonjolkan desain ‘Flip structure’ dengan dual camera dan ketahanan sekuat baja.

Watch Phone Z6 merupakan produk flagship dari Imoo yang baru keluar menjelang akhir tahun ini. Dengan desain flip, kamera ganda (depan dan belakang) pada Watch Phone Z6 mampu mengambil foto objek yang diinginkan. Anak-anak pun memiliki fleksibilitas dalam mengambil gambar objek hingga 90 derajat. Mode flip pada Imoo Watch Phone Z6 hanya bisa digunakan untuk memunculkan kamera belakang.

Kamera depan Imoo Watch Phone Z6 (Choiru Rizkia / Technologue.id)

Kamera belakang Imoo Watch Phone Z6 (Choiru Rizkia / Technologue.id)

Baca Juga:
imoo Luncurkan Smartwatch Khusus Anak, Apa Kelebihannya?

“Ada inovasi pertama kali yang dimiliki yaitu fungsi Flip. Jadi Watch Phone Z6 punya font and rear dual camera sehingga orang tua bisa melihat sekeliling anak mereka saat video call,” tutur Suyanti Zhuang, Brand Manager Imoo Indonesia, saat temu media di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Untuk beralih dari kamera depan ke belakang atau sebaliknya, cukup geser ke bawah atau atas layar kamera.

Dalam mendesain fitur kamera flip ini, pihak Imoo mengaku mengalami kesulitan saat mengintegrasikan dua kamera dalam satu modul yang kecil tersebut. Sebab itu, mereka membuat fitur-fitur dan modul baru agar integrasi lebih halus sehingga kamera bisa dipakai senyaman mungkin. Untuk diketahui, Imoo membenamkan sensor kamera berkekuatan 5MP di bagian depan dan 8MP di bagian belakang.

Selain itu, masing-masing kamera juga diproteksi agar tahan gores. Casing yang digunakan dilindungi dengan lapisan TPU, jadi tidak mudah pecah.

Baca Juga:
imoo Watch Phone Y1, Jam Tangan Pintar Berbasis GPS untuk Anak

Flip camera Imoo Watch Phone Z6 (Choiru Rizkia / Technologue.id)

Fungsi flip pada Imoo Watch Phone Z6 telah lolos uji ketahanan. Dikatakan Felix Gunawan, Product Manager Imoo Indonesia, mereka telah melakukan serangkaian tes mulai dari pengujian ditekan beban berat mencapai 10 kg, tes tahan banting, tahan air, tahan suhu ekstrem, hingga pengujian buka-tutup kamera ratusan ribu kali.

“Engsel dapat diputar 100 ribu kali, dengan asumsi anak membuka-tutup sebanyak 50 kali dalam sehari maka Watch Phone Z6 bisa digunakan hingga lima tahun. Lalu juga ada tes penyelaman ke dalam laut yang dilakukan pengguna mulai dari 6 sampai 14 meter,” jelas Felix.

Dari tes yang dilakukan tersebut, Watch Phone Z6 pun mengantongi sertifikat TuV SUD yang identik dengan kualitas dan keamanan. Imoo menjadi brand pertama dari industri Watch Phone yang berhasil memiliki sertifikat TuV SUD.

Fitur tak kalah menarik dari jam tangan canggih ini diantaranya WiFi, GPS, mendukung jaringan 4G LTE, dan ada mode kelas.

Harga Imoo Watch Phone Z6 adalah Rp 3,299,000.

Recent Articles

Facebook Gaming Meluncur di iOS, Namun ‘Kopong’

Technologue.id, Jakarta - Facebook akhirnya merilis aplikasi Facebook Gaming untuk perangkat iOS. Berbeda dengan versi Android, Facebook Gaming untuk iOS ini tidak...

Netmarble Lurncurkan Event The Seven Deadly Sins: Grand Cross X Attack on Titan

Technologue.id, Jakarta - Netmarble luncurkan event baru di game buatannya, The Seven Deadly Sins: Grand Cross X Attack on Titan pada 21...

Presiden AS Putuskan Blokir WeChat

Technologue.id, Jakarta - Ancaman pemblokiran terhadap aplikasi populer asal China oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bukan hanya mendera TikTok saja....

Xiaomi Kembangkan Ponsel dengan Layar yang Bisa Dibongkar-Pasang

Technologue.id, Jakarta - Xiaomi tidak henti-hentinya melakukan inovasi. Setelah banyak meluncurkan beragam ponsel pintar, kali ini raksasa teknologi asal China itu dikabarkan...

Samsung Dirikan Test Center Covid-19 di Korea Selatan

Technologue.id, Jakarta - Dampak pandemi Covid-19 hingga saat ini masih dirasakan oleh berbagai pihak, tak terkecuali oleh raksasa teknologi asal Korea Selatan,...

Related Stories