Technologue.id, Jakarta — Brand wearable Fitbit kembali menjadi sorotan setelah muncul indikasi bahwa Google tengah menyiapkan perubahan besar dalam strategi produk dan layanannya. Meski belum ada pengumuman resmi, sejumlah petunjuk mengarah pada kemungkinan restrukturisasi yang dapat memengaruhi identitas Fitbit di masa depan.

Fitbit selama ini dikenal sebagai salah satu pelopor perangkat fitness tracker dengan basis pengguna yang kuat secara global. Namun, sejak diakuisisi Google, arah pengembangan merek tersebut terus menjadi bahan spekulasi, terutama mengingat rekam jejak Google dalam merombak atau bahkan menghentikan sejumlah produk dan layanan.

Petunjuk terbaru datang dari sisi software. Di beberapa pasar, khususnya Eropa, pengguna menemukan referensi ke layanan baru bernama Google Health Premium di Google Play Store. Layanan ini dikaitkan dengan pembelian perangkat seperti Pixel Watch maupun perangkat Fitbit.

Temuan tersebut memicu spekulasi bahwa Google berencana memindahkan seluruh ekosistem software Fitbit ke dalam satu payung baru bernama Google Health. Dugaan ini semakin menguat setelah muncul bocoran logo Google Health, yang menampilkan ikon hati dengan gaya sapuan warna gradasi khas Google.

Selain itu, indikasi serupa juga ditemukan di Apple App Store. Dalam daftar pembelian dalam aplikasi, muncul opsi “Google Health Premium” dengan kisaran harga yang mirip dengan layanan Fitbit Premium. Meski begitu, sebagian informasi ini telah dihapus, sehingga belum dapat dipastikan apakah harga tersebut akan menjadi patokan resmi.

Jika perubahan ini benar terjadi, layanan Google Health Premium kemungkinan akan tetap berdiri sebagai langganan terpisah, tidak digabungkan dengan paket lain seperti Google One atau layanan AI berlangganan Google. Saat ini, Fitbit Premium sendiri hanya tersedia sebagai bonus dalam paket tertentu di beberapa wilayah seperti Inggris, dan belum diperluas secara global.

Meski isu penghapusan merek mencuat, masa depan Fitbit belum tentu sepenuhnya suram. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Google masih akan mempertahankan nama Fitbit untuk lini hardware. Bahkan, fitness tracker terbaru tanpa layar dikabarkan akan hadir dengan nama “Google Fitbit Air”, alih-alih menggunakan branding Pixel.

Langkah ini mengindikasikan bahwa Google mungkin akan memisahkan strategi antara hardware dan software.