Baca Juga: Ini Penampakan Smartband Buatan realme
Meski begitu, penggunaan desain nomor putar itu tidak sepenuhnya bekerja. Haupt memodernisasi fitur telepon jadul tersebut menjadi speed dial dengan hanya menekan satu nomor untuk menelepon. Setiap nomor mewakili kontak yang akan dihubungi. Dengan demikian, hanya ada sepuluh nomor yang dapat disimpan oleh pengguna di Rotery Cellphone. Pada ponsel tersebut juga terdapat lampu indikator untuk menunjukan penggunaan baterai. Selain itu terdapat juga sakelar geser untuk menyalakan dan mematikan perangkat.Baca Juga: Huawei Segera Hadirkan Router Dengan Teknologi Wi-Fi 6
Haupt sendiri merancang ponsel tersebut seorang diri mulai dari mainboard, kabel, hingga casingnya. Ia menyebut untuk membuat casing Rotery Cellphone is harus menggunakan printer 3D. Pada minggu pertama peluncuran di situs resminya, Haupt mengaku ada begitu banyak peminat perangkat tersebut dan ia memutuskan untuk memproduksi dan menjualnya. Rotery Cellphone Bisa dipesan di situs resminya dengah harga $240 atau setara Rp 3,5 jutaan.